Breaking News:

Berita Muarojambi

Antisipasi Penyimpangan, Kejari Muarojambi Awasi Penggunaan Anggaran Covid-19 di Muarojambi

Untuk diketahui, dari puluhan miliar anggaran Muarojambi akan digunakan untuk penanganan Covid-19 berupa pengobatan, insentif tenaga kesehatan

Penulis: Hasbi Sabirin | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
tribunjambi/hasbi sabirin
Kajari Muarojambi, Kamin 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Anggaran penanganan Covid-19 di Muarojambi mencapai Rp 49 miliar, pihak Kejari Muarojambi akan kawal penggunaannya.

Untuk diketahui, dari puluhan miliar anggaran itu akan digunakan untuk penanganan Covid-19 berupa pengobatan, insentif tenaga kesehatan hingga bantuan sosial kepada masyarakat terdampak Covid-19.

Dana itupun telah mulai direalisasikan sejak beberapa bulan lalu.

Menyikapi hal itu, Kajari Muarojambi Kamin mengungkapkan siap mengawal realisasi anggaran penanganan Covid-19 di Kabupaten Muarojambi.

Kata Kamin, untuk menjamin kepastian hukum dalam pengelolaan anggaran yang sangat besar itu, dirinya melakukan MoU bersama pemkab Muarojambi dan BPKP.

"Sehingga dengan pengawasan ini semoga tidak ada penyimpangan dalam pelaksanaannya,"ungkap Kamin, pada Rabu (25/8/2021).

Sementara Bupati Muarojambi Masnah Busro juga mengatakan bahwa pemkab Muarojambi mengucapkan terima kasih atas kesediaan Kejari dan BPKP yang mau membantu mengawasi anggaran dana Covid-19 Muarojambi.

"Sehingga saat melaksanakan program penanganan Covid-19 di Muarojambi tidak terjadi penyimpangan, karena Kejari ikut bantu awasi, kami berharap ada langkah yang pasti dalam setiap realisasi anggaran,"tuturnya.

Baca juga: Kejari Muarojambi Bagikan 100 Paket Sembako ke Pasien Covid-19

Baca juga: VIDEO Kasus Proyek Jembatan Fiktif: Mantan Pj Kades Seponjen Ditahan Kejari Muarojambi

Baca juga: Mantan Pj Kades Seponjen Resmi Ditahan Kejari Muarojambi Atas Kasus Pembangunan Jembatan Fiktif

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved