Breaking News:

Mahasiswa KKN Kebangsaan Universitas Jambi Ini Angkat Potensi Desa Rantau Karya Kabupaten Tanjabtim

Sayangnya madu yang dihasilkan kebanyakan dijual langsung setelah panen tanpa ada label produk dan kemasan sendiri.

Penulis: Fitri Amalia | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
ist
Mahasiswa KKN Kebangsaan Universitas Jambi Ini Angkat Potensi Desa Rantau Karya Kabupaten Tanjabtim 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kelompok mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan Posko X di Desa Rantau Karya, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjabtim membantu masyarakat dengan mengangkat salah satu produk unggulan desa yakni madu.

Nadia, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Prodi Manajemen Universitas Jambi yang tergabung dalam KKN Kebangsaan ini mengatakan, madu dari Desa Rantau Karya memiliki potensi besar.

Dia menyebut, dua minggu sekali sekitar 15 peternak madu di desa tersebut panen dengan hasil kurang lebih 500 liter.

Sayangnya madu yang dihasilkan kebanyakan dijual langsung setelah panen tanpa ada label produk dan kemasan sendiri.

"Maka dari itu kami memilih branding and marketing madu salah satu proker kami. Harapannya juga mereka gak langsung jual di dalam jeriken sekaligus habis, dan dengan adanya branding pertama produk madu dari desa ini dikenal memiliki merek sendiri," jelas Nadia, Minggu (22/8/2021).

"Madu dari Desa Rantau Karya kami beri merek RK Honey-bee dan tersedia dengan ukuran jadi mereka bisa buat persedian, gak langsung jual di dalam jerigen sekaligus habis," jelasnya.

Tidak bekerja sendiri, Nadia dan tim juga melibatkan Karangtaruna dan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes). Pihaknya juga menggelar sosialisasi branding and marketing dengan melibatkan praktisi Sir Suprapto.

Timnya juga membantu membuat akun e-commerce dan media sosial bisnis madu Desa Rantau Karya. Dengan harapan walaupun KKN telah berakhir, branding and Marketing madu tetap berjalan.

Kegiatan branding and Marketing madu ini tentunya mendapat sambutan positif dari masyarakat desa.

"Alhamdulillah mereka welcome dengan kegiatan ini dan ada ibu-ibu yang udah ada brand minta tolong untuk re-branding lagi," pungkasnya.

Baca juga: Cara Mengobati Radang Tenggorokan dengan Bahan Alami - Jus Nanas, Cuka Apel, Air Garam, Teh dan Madu

Baca juga: Sederet Manfaat Madu, Diantaranya Bisa Menghilangkan Noda Hitam pada Kulit Wanita

Baca juga: Meski Pandemi, Ismed Devi Sukses Mengembangkan Budidaya Madu Mandiri di Halaman Rumahnya

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved