Breaking News:

Industri Otomotif di Jambi Berharap PPnBM Diperpanjang

Insentif Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) 100 persen untuk mobil baru akan berakhir pada 31 Agustus tahun ini.

Penulis: Fitri Amalia | Editor: Teguh Suprayitno
(Ist) https://www.toyota.astra.co.id/
Toyota New Fortuner 

TRIBUNJAMBI.COM - Insentif Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) 100 persen untuk mobil baru akan berakhir pada 31 Agustus tahun ini.

Lalu bagaimana tanggapan dealer-dealer mobil yang ada di Kota Jambi?

Beberapa diler mobil di Kota Jambi berharap kebijakan PPnBM 100 persen bisa diperpanjang. Satu di antaranya Agung Automall Cabang Jambi Pal 10.

Yuyun, Sales Counter Agung Automall Cabang Jambi Pal 10 mengatakan subsidi PPnBM 100 persen meningkatkan penjualan dealer.

"Dealer terbantu dengan adanya PPnBM 100 persen karena dengan adanya diskon yang besar kostumer lebih tertarik," kata Yuyun, Jumat (20/8/2021).

Beberapa mobil di Agung Automall Cabang Jambi Pal 10 mendapat subsidi Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) 100 persen. Ada juga beberapa mobil yang mendapat PPnBM 50 persen.

Beberapa mobil yang mendapat subsidi PPnBM 50 persen di antaranya Toyota Fortuner dan Innova. Jenis mobil Avanza, Yaris, Race, Sienta dan Vios mendapat subsidi PPnBM 100 persen.

Menurut kabar yang dia dengar, nantinya akan ada pengurangan subsidi PPnBM dari yang 100 persen menjadi 50 persen dan PPnBM yang tadinya 50 persen menjadi 25 persen.

"Beberapa mobil yang mendapat subsidi PPnBM 50 persen di antaranya Fortuner dan Innova jadi 25 persen bulan depan, jenis mobil Avanza, Yaris, Race, Sienta dan Vios yang mendapat subsidi PPnBM 100 persen bulan depan jadi 50 persen info dari pemerintah, kalaupun ada perubahan itu kita menunggu jawaban dari pemerintah," ujarnya.

Baca juga: Bansos untuk Warga Terdampak Covid-19 di Muarojambi akan Dibagikan Mulai September

Baca juga: Jelang PON XX Papua, Sukendro sebut Atlet Jambi Perlu Latihan Mental

Baca juga: DPMPPA dan DPPKM Kota Jambi Dorong Vaksinasi Covid-19 Bagi Ibu Hamil

Pandemi covid-19 berpengaruh terhadap daya beli masyarakat dan hal tersebut berdampak terhadap penjualan di Agung Automall. Dengan berlakunya PPnBM 100 persen ini penjualan kembali meningkat.

"Selama PPnBM berjalan penjualan masih untung walaupun tidak terlalu signifikan, tapi bukan berarti sama seperti sebelum covid tapi tetap kita diuntungkan. Kostumer juga merasa senang dengan adanya insentif PPnBM makanya ada menaikan untuk penjualan," jelasnya.

Dia berharap jika PPnBM bisa diperpanjang hingga pandemi berakhir.

"Tapi jika diperpanjang tidak dibenturkan dengan hal hal seperti PPKM level 4, karena pembeli tidak dapat lagi diskon PPnBM-nya karena sudah lewat bulannya," tutupnya.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved