Breaking News:

Rumah Papan Milik Norani di Pendung Tengah Kerinci Ludes Dilalap Si Jago Merah

Musibah kebakaran kembali terjadi di kabupaten Kerinci. Kali ini Satu unit rumah desa Pendung Tengah, kecamatan Air Hangat, ludes dilalap api.

Penulis: Herupitra | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Heru
Musibah kebakaran kembali terjadi di kabupaten Kerinci. Kali ini Satu unit rumah desa Pendung Tengah, kecamatan Air Hangat, ludes dilalap si jago merah, Kamis (19/8).  

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Musibah kebakaran kembali terjadi di kabupaten Kerinci. Kali ini Satu unit rumah desa Pendung Tengah, kecamatan Air Hangat, ludes dilalap si jago merah, Kamis (19/8). 

Informasi yang diperoleh kejadian kebakaran tersebut terjadi sekira pukul 12.15 Wib. Karena rumah sebagian terbuat dari papan api dengan cepat menghanguskan bangunan rumah. 

"Ya, warga mengetahui kebakaran saat api sudah membesar dengan menghanguskan bagian rumah," ungkap Nurman salah seorang warga. 

Dia mengatakan, warga berusaha memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya. "Warga banyak yang nolong bawa ember tapi api sudah besar," ujarnya. 

Sementara itu, Kasat Pol PP dan Damkar, Nazif Ediyanto melalui Kabid Damkar, Arnizan dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Dia mengatakan sekitar jam 12.15 WIB, telah terjadi Kebakaran di Desa Pendung Tengah, Kebakaran menghanguskan salah satu rumah milik Norani.

"Ya, Rumah itu milik Norani hangus dilalap si jago merah, karena rumah banyak papan, api begitu cepat menyala," jelasnya. 

Dalam kebakaran tersebut, lanjutnya, pihaknya menurunkan sebanyak 3 armada untuk memadamkan api. 

"Setelah dapat informasi kita langsung menurunkan anggota dan 3 armada," tambahnya.

Baca juga: Pemkot Jambi akan Bagikan Sembako Sebelum Pengetatan PPKM Level 4

Baca juga: PPKM Level 4, Pelaku Usaha Non Essensial Diminta Tutup, Ini Syarat Masuk Kota Jambi

Baca juga: Kematian Wanita di Hotel Jambi Terungkap, Polisi Curigai Suami Siri

Namun dia belum mengetahui penyebab kebakaran yang menghanguskan Norani. Namun kerugian ditaksirkan capai puluhan juta rupiah.

"Kalau angka kerugian belum bisa kit pastikan tapi ditaksirkan mencapai puluhan juta," pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved