Breaking News:

Pria 33 Tahun Ditangkap BNNK Batanghari, Sepupunya Kini Diburu Polisi

Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Batanghari mengamankan seorang pria 33 tahun berinisial MR di Perumnas Jl. Kalimat RT 14, Muara Bulian.

Penulis: A Musawira | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Musawira
BNNK Batanghari mengamankan seorang pria 33 tahun berinisial MR di Perumnas Jl. Kalimat RT 14, Kelurahan Muara Bulian. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN-Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Batanghari mengamankan seorang pria 33 tahun berinisial MR di Perumnas Jl. Kalimat RT 14, Kelurahan Muara Bulian.

Ia diamankan lantaran memiliki narkotika jenis sabu-sabu.

MR ditangkap personel BNNK Batanghari di rumahnya sekitar pukul 19.30 Wib.

Dari tangan lelaki tersebut petugas mengamankan sabu-sabu seberat 0,3 gram namun barang haram ini sudah terpakai MR sebanyak dua klip.

Kepala BNNK Batanghari, AKBP M Zuhairi dalam gelaran konferensi pers mengatakan pihaknya masih melakukan pengembangan. Barang ini menurut keterangan MR diperoleh dari saudara H merupakan keluarga atau sepupu sekaligus pemasok.

"Kita masih dalam tahap pengerjaan terhadap H. Barang bukti diduga narkoba jenis sabu hika diuangkan senilai Rp 1,5 juta,” kata AKBP M Zuhairi selaku Kepala BNNK Batanghari, Rabu (18/8/2021).

AKBP M Zuhairi mengatakan yang bersangkutan dalam kategori tingkat pemakaian dan pemesanan satu minggu 1 ji. 

Dari hasil pemeriksaan penyidik, kata Zuhairi, MR mengaku cuma mengonsumsi sendiri dan ada juga yang dibagi kepada kawan-kawannya. Petugas telah menguji urine MR, hasilnya positif mengandung zat metamfetamina.

Ia menjelaskan kronologi penangkapan MR berdasarkan informasi masyarakat sering terjadi transaksi narkoba di wilayah Perumnas. Sekira pukul 18.00 WIB, Selasa 17 Agustus 2021, Tim Pemberantasan BNNK Batanghari melakukan penyelidikan.

"Kemudian sekira pukul 19.30 WIB, tim pemberantasan melakukan penggerebekan tempat tinggal MR dan berhasil diamankan berupa 1 (satu) paket kecil plastik klip bening yang diduga narkotika," katanya.

MR berikut barang bukti langsung dibawa ke Kantor BNN Kabupaten Batanghari untuk dilakukan pemeriksaan. Barang bukti non narkoba turut diamankan petugas. Diantaranya dua plastik klip bening transparan kosong, satu alat hisap sabu atau bong, tiga pipet dan satu sendok sabu dari pipet.

Baca juga: Hasil Swab PCR di Jambi Lama Keluar, Bupati Tanjabtim Berencana Beli Alat Sendiri

Baca juga: Panik Dikejar Petugas, Pengedara Avanza Tabrak Anggota Satlantas di Sarolangun

Baca juga: Tentang Vaksin Merah Putih yang Disiapkan untuk Hadapi Varian Corona

"Ada juga satu kaca pirek beserta karet dot, dua potongan kertas tisu warna putih pembungkus sabu, satu handphone, satu kotak kaca mata warna putih dan satu tas ransel warna merah. MR disangkakan Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika," kata Zuhairi.

MR mengakui sabu dia dapat dari H dan memang untuk pakai sendiri. Bubuk kristal beracun telah MR konsumsi selama dua tahun. Dihadapan polisi dan awak media, MR rupanya berniat stop narkoba dan ingin melaporkan diri ke BNN Kabupaten Batanghari sebelum tertangkap.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved