Breaking News:

Tarif Tes PCR, Jawa Bali Tertinggi Rp 495 Ribu dan Wilayah Lainnya Rp 525 Ribu

Terdapat dua batas atas tarif RT PCR yang ditetapkan oleh Kemenkes. Untuk wilayah di Jawa dan Bali, batas tarif atas tes PCR kini Rp 495.000, sedangk

Editor: Suci Rahayu PK
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Ilustrasi tes PCR 

TRIBUNJAMBI.COM - Pemerintah resmi menurunkan tarif pemeriksaan Real Time PCR untuk Covid-19.

Kemenkes menetapkan tarif tertinggi pemeriksaan Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR).

Terdapat dua batas atas tarif RT PCR yang ditetapkan oleh Kemenkes.

Untuk wilayah di Jawa dan Bali, batas tarif atas tes PCR kini Rp 495.000, sedangkan untuk luar Jawa-Bali sebesar Rp 525.000.

"Dari hasil evaluasi kami sepakati bahwa batas tarif tertinggi pemeriksaan real time PCR diturunkan menjadi Rp 495.000 untuk daerah Pulau Jawa dan Bali, serta sebesar Rp 525.000 untuk daerah di luar pulau Jawa dan Bali," kata Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes Abdul Kadir dalam konferensi pers virtual Kemenkes, Senin (16/8).

Baca juga: Rayakan Hari Kemerdekaan, Maudy Ayunda Minta Anak Muda Lebih Menantang

Baca juga: 4 Pos Penyekatan Masuk Kota Jambi Belum Diaktifkan, Pemkot Jambi Undur Pengetatan PPKM Level 4

Ketentuan batas tarif tertinggi tes PCR akan mulai berlaku Selasa, 17 Agustus 2021.

Dengan penetapan tersebut, Kadir mengimbau agar semua fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, laboratorium dan pemeriksaan lainnya yang telah ditetapkan oleh pemerintah dapat memenuhi batas tarif tertinggi tersebut.

Lebih lanjut, Kadir menyebut, dengan batas tarif tersebut hasil pemeriksaan RT PCR dikeluarkan dengan durasi maksimal 1 x 24 jam dari pengambilan swab.

"Dinas kesehatan kabupaten dan kota harus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pemberlakuan pelaksanaan batas tertinggi untuk pemeriksaan PCR sesuai dengan kewenangan masing-masing," imbuhnya.

Dengan demikian, batasan tarif atas tes PCR yang sebelumnya telah ditetapkan melalui Surat Edaran Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Nomor HK.02.02/I/3713/2020 tanggal 05 Oktober 2020 lalu, dinyatakan tidak berlaku lagi.

Halaman
12
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved