Breaking News:

Kejari Merangin Panggil Kadinkes dan OPD soal Serapan Anggaran Covid-19

Kejaksaan Negeri Merangin menyoroti rendahnya serapan anggaran dalam penangan dan pencegahan Covid-19 di Kabupaten Merangin. 

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Darwin
Kepala Kejaksaan Merangin, Raden Roro Theresia Tri Widorini panggil Kepala Dinas Kesehatan Merangin, Jumat (13/8/2021) siang. 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Kejaksaan Negeri Merangin menyoroti rendahnya serapan anggaran dalam penangan dan pencegahan Covid-19 di Kabupaten Merangin

Untuk mengetahui kendala rendahnya serapan anggaran tersebut, Kepala Kejaksaan Merangin, Raden Roro Theresia Tri Widorini panggil Kepala Dinas Kesehatan Merangin, Jumat (13/8/2021) siang.

Selain Kepala Dinasnya Kesehatan, Afdaie juga tanpak hadir Plt Kepala BPBD, Sekretaris Inspektorat, perwakilan BPKAD, Bappeda dan Dinas Sosial.

Pemanggilan oleh Kajari Merangin, Raden Roro Theresia Tri Widorini itu menyoroti rendahnya serapan anggaran penanganan Covid-19 Kabupaten Merangin.

Kepada pejabat di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Merangin itu, Raden Roro mempertanyakan kendala yang dihadapi hingga membuat serapan rendah.

"Berapa anggaran Covid, serapan sudah berapa, mekanisme pencairan seperti, rendahnya serapan anggaran ini masalahnya dimana," tanya Kajari.

Untuk itu Raden Roro mengharapkan agar kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait tidak ragu-ragu mencairkan anggaran Covid-19

Mengatasi keraguraguan itu, mantan koordinator di Kejati Jawa Tengah itu menyaran agar kepala OPD tidak segan meminta pendampingan Kejari dan Polri.

"Kami ingin membantu bapak-bapak, Ibuk-ibuk supaya anggaran dapar terserap sesuai dengan aturan. Kalau ada ada kendala silakan untuk bertanya," ujarnya.

Senada juga dikatakan Kasi Intelijen Kejari Merangin, Taufik Yanuarsyah bahwa melalui diskusi itu untuk menyelesaikan persoalan OPD-OPD dalam mencairkan anggaran. Sehingga setelah disampaikan maka akan mencari solusinya secara bersama.

"Apa yang menjadi persoalan kita bahas, agar bisa dilakukan untuk mengambil langkah apa kedepannya," sebut Taufik Yanuarsyah dan menyebutkan semua OPD terkait hadir dalam diskusi tersebut.

"Item-item kegiatan itu kami disandingkan, supaya jika ada persoalan bisa kita carikan solusinya," tambahnya.

Baca juga: Dikenal Bengis dan Beringas, Yudhi Akhirnya Dilumpuhkan Polisi

Baca juga: Cerita SAD di Muaro Jambi Pertama Kali Disuntik

Baca juga: Kapolresta Jambi Diganti, Kapolda Instruksikan Sosok Ini Fokus Penanganan Covid-19

Kajari juga menyoroti lambannya laporan dari OPD terkait penanganan covid-19 di Merangin.

Oleh sebab itu ia menegaskan agar serapan anggaran Covid-19 segera diproses dan dicairkan, karena keterlabatan serapan anggaran sudah menjadi perhatian banyak pihak.

"Yang menjadi masalah laporan, cobalah bagai mana caranya itu cepat, kejaskaaan dan Polisi mendukung betul, apa lagi ini sudah menjadi atensi Kapolda. Kalau ragu- OPD surati kami untuk melakukan pendampingan," tandasnya.(Tribunjambi.com/ Darwin Sijabat)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved