Berita Selebritis

Uang Ayu Ting Ting Raib Segini Jika Boikot TV Terjadi, Tarif Putri Abdul Rozak Disentil Ivan Gunawan

Bahkan bukti keseriusan para haters untuk menjatuhkan Ayu Ting Ting berimbas dengan anjloknya 4 program televisi yang diisi ibunda Bilqis tersebut.

Editor: Tommy Kurniawan
ist
Ayu Ting Ting 

TRIBUNJAMBI.COM - Sejak munculnya petisi Blacklist Ayu Ting Ting dari televisi, pekerjaan putri Abdul Roza dan Umi Kalsum kini mulai terancam di beberapa program.

Bahkan bukti keseriusan para haters untuk menjatuhkan Ayu Ting Ting berimbas dengan anjloknya 4 program televisi yang diisi ibunda Bilqis tersebut.

Hingga saat ini petisii blacklist Ayu Ting Ting hampir tembus 100 ribu tanda tangan.

Kini nasib program televisi yang dibintangi Ayu Ting Ting pun bikin publik penasaran.

Banyak yang menyebut jika honor yang di terima Ayu Ting Ting disebut cukup fantastis.

Diketahui 4 program acara diisi Ayu Ting diantaranya Lapor Pak Trans7 yang dibintangi Andre Taulany, Wendy Cagur dan Andhika Pratama.

Baca juga: Nikita Mirzani Sentil Penangkapan Richard Lee Atas Laporan Kartika: Itu Adalah Resiko dari Perbuatan

Baca juga: Sebut Lesti Kejora Tak Sepadan untuk Rizky Billar, Sikap Venna Melinda Disorot: Maaf Ya Billar

Kemudian ada BTS Trans 7 yang juga diisi oleh Andre Taulany dan Wendi Cagur. Sementara Brownis Trans TV dibawakan oleh Ruben Onsu, Ivan Gunawan, Wendi Cagur.

Untuk diketahui Rising Star Indonesia Dangdut (MNC TV) kini sedang menuju babak superatage dengan menampilkan 12 peserta.

Lantas, berapa jumlah uang putri Abdul Rozak dan Umi Kalsum itu yang lenyap jika tak lagi mengisi 4 program acara itu?

Sudah jadi rahasia umum jika Ayu Ting Ting adalah salah seorang biduan dangdut dengan bayaran termahal sekali manggung.

Honor Ayu Ting Ting disebut-sebut menyentuh angka 2 digit alias puluhan juta rupiah.

Pundi-pundi kekayaan Ayu Ting Ting semakin mengalir lantaran ia juga menjadi pengisi tetap di acara talkshow, Brownis Trans TV dan lainnya.

Khusus Brownis yang dipandunya bersama Ruben Onsu, Ivan Gunawan, dan Denny Cagur itu, sang pedangdut konon mampu mengantongi fantastis.

Ayu Ting Ting Seksi
Ayu Ting Ting (ist)

Fakta soal besarnya honor Ayu Ting Ting selama menjadi host Brownis TRANS TV terungkap dalam obrolannya dengan fotografer kondang Rio Motret.

Melansir YouTube RIOMOTRET pada 26 November 2020, Rio Motret memaparkan jika tarif pelantun ‘Alamat Palsu’ tersebut di acara Brownis TRANS TV sebesar Rp 80 juta untuk satu episode.

Angka ini jumlahnya akan berlipat ganda karena Ayu Ting Ting tampil di sana selama 30 hari dalam sebulan.

"Gue hitung aja nih yah, Brownis 1 episode katanya Rp 80 juta kali 30 hari itu aja udah berapa kan,” beber Rio Motret.

Terkejut dengan ucapan Rio Motret barusan, Ayu Ting Ting hanya bisa mengaminkan.

"Astaghfirullahaladzim," ujar Ayu Ting Ting kaget.

"Aamiin ya Allah. Gue beli studio lu," imbuhnya dengan nada bercanda.

"Wow, sama guenya gak sekalian?" celetuk Rio Motret.

Tanpa basa-basi, Rio Motret ternyata tak kaget jika ibunda Bilqis Khumairah Razak ini diganjar honor yang fantastis.

"Tapi emang sebenarnya kalau gosip Ayu Ting Ting ini penyanyi dangdut terkaya sih gue nggak heran," tuturnya kepada sang bintang tamu.

Hal serupa juga dikulik Ivan Gunawan.

Kala itu, Ayu Ting Ting tak bisa berkutik saat terjebak dalam permainan yang dibuatnya sendiri.

Menerima tantangan jawab jujur, pelantun "Alamat Palsu" ini harus membocorkan honor manggungnya.

"Berapa honor sekali diundang televisi," ujar Ayu Ting Ting membacakan pertanyaan di video kanal YouTubenya, Rabu (5/5/2021).

Pedangdut asal Depok itu awalnya tak mau menjawab. Ayu Ting Ting menuturkan tak etis bicara soal harga di depan publik.

"Nggak boleh ini," kata Ayu Ting Ting.

Tapi Ivan Gunawan yang juga terlibat di permainan itu menolaknya. Ayu Ting Ting diminta untuk sportif dan menjawab tantangan tersebut.

"Ya nggak apa-apa dong, lo berapa? TV yang mana nih? Trans TV berapa?" kata desainer yang akrab disapa Igun mencecar.

Ayu Ting Ting menolak menyebutkan honor di stasiun televisi tersebut. Dengan pelan, janda satu anak itu menyebutkan bayaran di tempat lain.

"Tv lain aja, puluhan," ucap Ayu Ting Ting.

Kisaran nominal yang disebutkan Ayu Ting Ting membuat Ivan Gunawan berdecak kagum. Ya bagaimana tidak, untuk sekali tampil di televisi, sang biduan bisa mengantongi banyak uang.

"Gila Ayu Ting Ting honornya puluhan," kata Ivan Gunawan.

Nah, jika dihitung-hitung, jika disamaratakan Rp 80 juta, maka Ayu akan kehilangan 320 juta per tayang.

Nasib 4 Acara TV yang Diisi Ayu Ting Ting

Petisi Blacklist Ayu Ting Ting dari program televisi sudah hampir tembus 100 ribu tanda tangan. Warganet mulai penasaran dengan nasib program televisi yang dibintanginya.

Diketahui, ada 4 acara televisi Ayu Ting Ting yang sedang tayang, yakni Lapor Pak Trans 7 yang juga dibintangi oleh Andre Taulany, Wendi Cagur, dan Andhika Pratama.

Ada pula BTS Trans 7 yang juga diisi oleh Andre Taulany dan Wendi Cagur. Sementara Brownis Trans TV dibawakan oleh Ruben Onsu, Ivan Gunawan, Wendi Cagur.

Adapun Rising Star Indonesia Dangdut (MNC TV) kini sedang menuju babak superatage dengan menampilkan 12 peserta.

Melansir Instagram @indotvtrends, keempat acara televisi tersebut tidak masuk trending top 25 program acara tv Indonesia.

Disinyalir jebloknya rating acara televisi pedangdut Ayu Ting Ting disebabkan oleh beredarnya petisi untuk mem-blacklist pelantun "Alamat Palsu" tersebut.

Menurut pantauan KOMPAS TV, hingga Rabu (11/8/2021) sore, petisi Ayu Ting Ting di laman change.org sudah mencapai 97.257 tanda tangan.

Diperkirakan, petisi tersebut akan tembus 100 ribu pekan ini.

Awal mula petisi blacklist Ayu Ting Ting dibuat oleh seseorang bernama Putri Maharani. Melalui katerangannya di laman change.org, ia menyayangkan sikap perempuan usia 29 tahun itu di salah satu acara televisi.

"Pada acara Pas Sore, terlihat waktu acara tersebut live di Trans 7 terlihat Ayu Ting Ting menendang salah satu talent Pas Sore," tulis Putri Maharani.

Petisi online itu semakin ramai kala kedua orang tua Ayu Ting Ting yakni Umi Kalsum dan Abdul Rozak mendatangi rumah salah satu pembencinya di Bojonegoro, Jawa Timur.

Padahal saat itu sedang ada pemberlakukan pembatasan mobilitas oleh pemerintah.

(Banjarmasinpost.co.id/Danti Ayu)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved