Selasa, 9 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Doa Tengah Malam

Amalan Sunnah Saat Mendegarkan Adzan, Serta Doa Setelah Mendegar Adzan

Ada banyak keutamaan yang bisa didapatkan ketika seorang Muslim melantunkan doa setelah mendengar Adzan

Tayang:
Editor: Muuhammad Ferry Fadly
net
ilustrasi berdoa 

TRIBUNJAMBI.COM - Ada banyak keutamaan yang bisa didapatkan ketika seorang Muslim melantunkan doa setelah mendengar Adzan

Satu di antara penjelasannya ada dalam hadist Rasulullah SAW yang berbunyi:

وَعَنْ جَابِرٍ- رَضِيَ اَللَّهُ عَنْهُ- أَنَّ رَسُولَ اَللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – قَالَ : – مَنْ قَالَ حِينَ يَسْمَعُ اَلنِّدَاءَ : اَللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ اَلدَّعْوَةِ اَلتَّامَّةِ , وَالصَّلَاةِ اَلْقَائِمَةِ , آتِ مُحَمَّدًا اَلْوَسِيلَةَ وَالْفَضِيلَةَ , وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُودًا اَلَّذِي وَعَدْتَهُ , حَلَّتْ لَهُ شَفَاعَتِي يَوْمَ اَلْقِيَامَةِ – أَخْرَجَهُ اَلْأَرْبَعَةُ

Artiya: Dari Jabir radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Siapa yang mengucapkan setelah mendengar azan ‘ALLAHUMMA ROBBA HADZIHID DA’WATIT TAAMMAH WASH SHOLATIL QOO-IMAH, AATI MUHAMMADANIL WASILATA WAL FADHILAH, WAB’ATSHU MAQOOMAM MAHMUUDA ALLADZI WA ‘ADTAH’

[artinya: Ya Allah, Rabb pemilik dakwah yang sempurna ini (dakwah tauhid), shalat yang ditegakkan, berikanlah kepada Muhammad wasilah (kedudukan yang tinggi), dan fadilah (kedudukan lain yang mulia). Dan bangkitkanlah beliau sehingga bisa menempati maqom (kedudukan) terpuji yang telah Engkau janjikan padanya], maka dia akan mendapatkan syafaatku kelak.” (Dikeluarkan oleh yang empat)

Lantas, seperti apa lafaz bacaan doa setelah mendengar Adzan

Baca juga: Doa Sesudah Sholat Dhuha dan Manfaat Mengerjakannya, Dosanya Akan DIampuni Allah Walau Sebanyak Buih

Baca juga: Kabar Duka Dibagikan Marshanda, Panjatkan Doa Pilu Akibat Ditinggal Sosok Wanita Kesayangan ini

Berikut lafaznya kami rangkum dari berbagai sumber:

اللّٰهُمَّ رَبَّ هٰذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلَاةِ الْقَائِمَةِ آتِ سَيِّدَنَـامُحَمـَّدًا الْوَسِيلَةَ وَالْفَضِيلَةَ وَالدَّرَجَةَ الرَّفِيْعَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًا المَحْمُودًا الَّذِيْ وَعَدْتَهُ إِنَّكَ لَا تُخْلِفُ الْمِيْعَادَ

"Allâhumma Rabba hâdzihid-da‘wati at-tâmmati, wash-shalâtil-qâimati, âti sayyidanâ Muhammad al-washilah wal fadlîlah, wad-darajatar rafî’ah wab’atshu maqâman mahmûdan alladzî wa’adtah, innaka lâ tukhliful-mî‘âd."

Artinya: “Ya Allah Tuhan yang memiliki seruan yang sempurna dan shalat yang tetap didirikan, kurniailah Nabi Muhammad wasilah (tempat yang luhur) dan kelebihan serta kemuliaan dan derajat yang tinggi dan tempatkanlah dia pada kependudukan yang terpuji yang telah Engkau janjikan, sesungguhnya Engkau tiada menyalahi janji, wahai Dzat Yang Paling Penyayang.”

Amalan Sunnah yang Dianjurkan Saat Adzan Dikumandangan

Selain membaca doa setelah Adzan atau doa setelah mendengar Adzan di atas, ternyata juga terdapat beberapa adab yang harus diperhatikan saat Adzan sedang berkumandang.

Adapun amalan untuk adab saat mendegar Adzan berkumandang tersebut dirangkum dari laman Rumaysho yakni sebagai berikut:

- Mengucapkan seperti apa yang diucapkan oleh Muadzin.

Saat Muadzin melafazkan kalimat "Allahuakbar Allahuakbar" misalnya, maka saat itu kita yang mendengar juga dianjurkan melafazkan kalimat yang sama dst.

- Hendaknya memperbanyak bershalawat pada Rasaullullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Dengan lafaz Sholawat yang berbunyi: ALLAHUMMA SHOLLI ‘ALA MUHAMMAD.

Atau bisa juga membaca shalawat Ibrahimiyyah seperti yang dibaca saat tasyahud ketika Sholat.

- Berdoa minta pada Allah untuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam wasilah dan keutamaan sebagaimana yang disebutkan dalam hadits Jabir bin ‘Abdillah.

Adapun lafaz doanya yakni :

Latin: ALLAHUMMA ROBBA HADZIHID DA’WATIT TAAMMAH WASH SHOLATIL QOO-IMAH, AATI MUHAMMADANIL WASILATA WAL FADHILAH, WAB’ATSHU MAQOOMAM MAHMUUDA ALLADZI WA ‘ADTAH …

- Dilanjurkan dengan membaca: ASYHADU ALLA ILAHA ILLALLAH WAHDAHU LAA SYARIKA LAH WA ANNA MUHAMMADAN ‘ABDUHU WA RASULUH, RADHITU BILLAHI ROBBAA WA BI MUHAMMADIN ROSULAA WA BIL ISLAMI DIINAA.

Lafaz doa ini disebutkan dalam haditsyang diriwayatkan oleh Sahabt Nabi Sa’ad bin Abi Waqqash.

- Jangan lupa untuk memanjatkan doa sesuai yang Anda diinginkan.

Sebab, waktu dikumandangkan Adzan adalah satu di antara waktu istimewa.

Berita Terkait Lainnya

Sumber : TRIBUNKALTIM

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved