Berita Jambi

Rumah Tak Layak untuk Isolasi Mandiri, Warga Terpapar Covid-19 di Jambi Dijemput Petugas

Rumah kedapatan tak layak untuk isolasi mandiri ( isoman), pasien Covid-19 dijemput petugas kesehatan. Sebelum dijemput, Satgas Covid-19 akan melakuka

HUMAS PEMKOT JAMBI
Satgas Covid-19 Kota Jambi memantau pemantauan kondisi warga yang sedang melaksanakan isolasi mandiri di rumah, serta memberikan bantuan sembako, obat, dan vitamin untuk bekal isolasi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Rumah kedapatan tak layak untuk isolasi mandiri ( isoman), pasien Covid-19 dijemput petugas kesehatan.

Satgas Covid-19 Kota Jambi akan jemput masyarakat yang lakukan isolasi mandiri ( isoman) di rumah.

Hal ini disampaikan dr Ferdi Juliatama, dokter yang bertugas di Graha Lansia Kota Jambi, Sabtu (7/8/2021).

Sebelum dijemput, Satgas Covid-19 akan melakukan pemeriksaan kesehatan pasien terlebih dahulu.

Sebelumnya, ada 35 masyarakat terpapar Covid-19 mendapatkan perawatan serta isolasi di Graha Lansia Kota Jambi.

"Para pasien sebelumnya menjalani isolasi mandiri di rumah," jelas dia.

Baca juga: Tidak Kunjung Ditemui Rektor, Mahasiswa IMM Jambi Gelar Aksi Bakar Ban di Depan Kampus

Baca juga: Jesse Lingard Positif Covid-19 Jelang Laga Manchester United vs Everton

Lalu Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jambi menjemputnya, sehingga kini berada di Graha Lansia Kota Jambi.

Kata dia, pemeriksaan meliputi penentuan kelayakan rumah atau tempatnya yang dipakai sebagai sarana isoman.

Jika tidak layak, maka pasien akan dibawa ke Graha Lansia Kota Jambi.

Puluhan pasien itu ada yang tidak memiliki gejala, dan ada yang bergejala ringan.

"Sebagian besar belum divaksinasi Covid-19," katanya.

Selama isolasi, mereka diberikan multivitamin, serta diberikan obat sesuai dengan gejala ringan yang dialami masing-masing pasien.

Baca juga: Asal-usul nama Desa Bukit Baling dan Komplek Perkantoran di Bukit Cinto Kenang Kabupaten Muarojambi

Baca juga: Cara Unik Pemilihan Ketua RT di Sungai Sawang Kota Jambi Layaknya Pemilu, Warga Antusias Mencoblos

Apabila pasien mengalami penurunan kesehatan, maka mereka akan dirujuk ke rumah sakit.

Demikian juga untuk pasien yang butuh suntikan tertentu atau infus untuk mendukung kesehatannya.

"Kita sudah sesuai peraturan menteri kesehatan, pasien dirawat selama 10 hari jika tanpa gejala," lanjutnya.

Selanjutnya, lama isolasi akan ditambah, jika pasien menunjukan gejala di 3 hari terakhir.

( Tribunjambi.com/Rara Khushshoh Azzahro)

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved