Breaking News:

Perjalanan Karir Valentino Rossi Setelah Dirinya Menyatakan Pensiun di MotoGP 2022

Berikut ini merupakan perjalanan karier Valentino Rossi di balap sepeda motor grand prix (MotoGP) sejak 1996 - 2021

Instagram @motogp
Valentino Rossi 

TRIBUNJAMBI.COM - Valentino Resmi mengakhiri perjalanan karirnya sebagai pebalap MotoGP saat musim depan atau tepatnya musim 2022.

Berikut ini merupakan perjalanan karier Valentino Rossi di balap sepeda motor grand prix (MotoGP) sejak 1996 - 2021, dikutip Tribun Jogja dari laman crash.net.

Valentino Rossi melakukan debut grand prix kembali di kelas 125cc pada tahun 1996, memenangkan gelar musim berikutnya, diikuti oleh mahkota 250cc pada tahun 1999, lagi dengan Aprilia.

Moment itu mendorong the doctor, putra mantan pembalap Graziano Rossi, ke kelas utama bersama Honda pada tahun 2000, membalap seperti Kenny Roberts dengan mesin 500cc.

Itu terjadi selama kampanye 2015 yang panas, ketika Lorenzo dan Rossi berada satu-dua di klasemen, membuat satu-satunya kekalahan gelar 'on-track' Marquez hingga saat ini. Pembalap Spanyol itu kemudian melewatkan sebagian besar tahun 2020 dan awal tahun 2021 karena cedera lengan.

Baca juga: WHO Minta Seluruh Negara Hentikan Sementara Penggunaan Vaksin Dosis Ketiga Covid-19 karena Hal Ini

Rossi telah memenangkan 115 kali di semua kelas grand prix, menempatkannya di urutan kedua setelah rekan senegaranya Giacomo Agostini (122), sementara sembilan gelar Rossi menempatkannya di urutan ketiga dalam buku sejarah di belakang Agostini (15) dan Angel Nieto (13).

Dalam hal kelas 500cc/MotoGP utama, tujuh kejuaraan Rossi mungkin kurang satu dari Agostini, tetapi 89 kemenangannya jauh dari 68 untuk 'Ago'. Juara MotoGP enam kali Marc Marquez saat ini berada di urutan ketiga dengan 57 kemenangan.

Kendati keberhasilannya sendiri berkurang dalam beberapa tahun terakhir, penggemar Rossi masih melebihi jumlah penggemar lainnya di sebagian besar tempat di seluruh dunia dan masih harus dilihat apa dampak kepergiannya terhadap olahraga secara umum.

“Saya mampu membawa banyak orang dekat dengan MotoGP, terutama di bagian pertama karir saya, itu menyalakan emosi orang normal. Apalagi di Italia banyak orang mengikuti sepeda motor untuk mengikuti saya. Saya tidak tahu. kenapa! Saya pikir karena saya menghibur banyak orang pada hari Minggu sore. Saya sangat bangga dengan ini." (*)

SUMBER: Tribun Jateng

Baca juga: Pasca Petisi Boikot Ayu Ting Ting, Sang Pedangdut Menghilang dari Acara Brownis yang Dipandunya

Baca juga: Bosan Dengan Menu di Aplikasi Ojek Online Chef dari Australia ini Buka Rice Box di Rajawali

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved