Breaking News:

Insentif Nakes di Merangin Tak Kunjung Cair, Begini Kata Kepala BPKAD dan Kadinkes

Tenaga kesehatan yang bertugas untuk pelayanan selama pandemi covid-19 sejak Januari 2021 hingga saat belum menerima insentif. 

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Teguh Suprayitno
PARANJPE / AFP
Ilustrasi tenaga kesehatan merawat pasien Covid-19. 

Insentif Nakes tersebut disebut Afdaie harus diproses dan dicairkan karena akan berdampak pada Tunjungan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN Merangin.

"Insya Allah Senin udah tuntas semuanya. Inesentif ini harus kita bayar karena konsekuensinya TPP ASN tidak dibayar apa bila isentif Corona ini tidak diproses," sebut Afdaie.

Baca juga: Rekonstruksi Pembunuhan Plt Kepala BPBD Merangin, Pelaku Ternyata Anak Buahnya

Baca juga: Kelompok Tani di Batanghari Dapat Bantuan 20 Ribu Benih Ikan Nila, Lele dan Patin dari DAK

Baca juga: Bantu Warga Terdampak Covid-19, Polda Jambi Distribusikan 100 Ton Beras dari Perusahaan

Sementara itu Fajarman, Kepala BPKAD Merangin mengatakan bawa proses pencairan insentif tenaga kesehatan itu masih menunggu laporan dari dinas terkait. 

"Insentif tenaga kesehatan kita belum sampai 50 persen dicairkan. Insya Allah dalam minggu ini atau minggu depan segera cair," ujarnya. 

Kurangnya dari 50 persen pencairan untuk tenaga kesehatan itu akan berpengaruh pada pencairan Dana Alokasi Umum (DAU) yang diperuntukkan untuk kegiatan di Pemkab Merangin. 

Sebab saat ini dikatakan Fajarman terdapat 13 syarat yang ditetapkan Kementerian Dalam Negeri dan Kementrian Keuangan dalam pencairan DAU.

Syarat tersebut berkaitan dengan pelapor tentang perkembangan Covid-19 di Kabupaten Merangin. (Tribunjambi.com/ Darwin Sijabat)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved