Breaking News:

Ribut Soal Gedung LPMP Jadi Tempat Isolasi, Polda Jambi Ikut Turun Tangan

Rencana Pemprov Jambi gunakan gedung LPMP di kawasan Sungai Putri, Telanaipura, Kota Jambi untuk tempat isolasi mandiri (isoman) hadapi masalah.

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Teguh Suprayitno
HUMAS KOTA JAMBI
Tim PSC Dinkes Kota Jambi melakukan penanganan dan penjemputan pasien isolasi mandiri Covid-19 Kota Jambi yang mengalami pemburukan kondisi akibat Covid-19 

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI- Rencana Pemerintah Provinsi Jambi untuk menggunakan asrama Lembaga Pengembangan Mutu Pendidikan (LPMP) di kawasan Sungai Putri, Telanaipura, Kota Jambi untuk tempat isolasi mandiri (isoman) hadapi masalah.

Pasalnya, 4 RT di sekitar gedung tersebut menolak gedung tersebut dijadikan tempat isoman pasien Covid-19.

Untuk mengatasi hal tersebut, Polda Jambi melakukan mediasi terhadap keluhan masyarakat di Kantor Camat Telanaipura, Kota Jambi.

Menurut anggota Polda Jambi AKBP Bagus, mediasi ini sebagai upaya Polda Jambi untuk mensosialisasikan pencegahan dalam menangani serta memutus mata rantai Covid-19 di Provinsi Jambi.

Ini bukan tanpa alasan, dia menilai Provinsi Jambi masih butuh tempat ruang khusus pasien isoman. "Kan akhir-akhir ini jumlah pasien Covid-19 di Jambi cendrung mengalami peningkatan. Karena itu, kita butuh mengantisipasi lonjakan pasien isoman Covid-19," katanya, Rabu (4/8/2021).

Namun begitu, Bagus berharap, ruangan isolasi tersebut tidak digunakan bila banyak warga yang sembuh dan Covid-19 di Jambi menurun.

"Kita berharap juga, masyarakat mendukung upaya pemerintah dalam mencegah, menanggulangi dan menangani serta memutus matai rantai Covid-19 di Provinsi," tuturnya.

Disamping itu, Bagus juga mengimbau kepada masyarakat tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 dengan melaksanakan 5 M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, membatasi mobilisasi dan menjauhi kerumunan).

"Jangan lupa tetap membaca doa."

Untuk diketahui, komplek LPMP yang berlokasi di Jalan HM Yusuf Singadikane, Telanaipura, Kota Jambi ini memiliki 192 kamar yang bisa dimanfatkan sebagai ruang isolasi pasien Covid-19.

Baca juga: Polda Jambi Musnahkan 13 Kg Sabu, Ini Para Pelakunya

Sebelumnya, Gubernur Jambi Al Haris menyebutkan bahwa saat ini di Kota Jambi cukup tinggi lonjakan kasusnya pada PPKM Level IV, dikhawatirkan ketika pasien melakukan isoman di rumah-rumah mereka tidak bisa menjaga jarak dan tidak disiplin, sehingga muncul kalster keluarga.

"Kita ingin menekan di kota ini turun kasusnya. Intinya warga harus mau dipindahkan isolasi dari rumah ke tempat-tempat isolasi," tutupnya.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved