Breaking News:

Berita Merangin

Oknum Anggota Polres Kerinci Todong Pacar Pakai Pistol, Saat Diperiksa Sang Wanita Tolak Melapor

Berita Merangin-Oknum anggota Kepolisian Resor Kerinci ancam pacarnya gunakan senjata di Kabupaten Merangin, Selasa (3/8/2021)

Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Nani Rachmaini
net
Ilustrasi. 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Oknum anggota Kepolisian Resor Kerinci ancam pacarnya gunakan senjata di Kabupaten Merangin, Selasa (3/8/2021) malam.

Satu oknum anggota Polres Kerinci harus diamankan oleh tim Polres Merangin di Talang Kawo Perumahan Murak hill, Kelurahan Dusun Bangko, Kecamatan Bangko, Kabupaten Merangin.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi penodongan itu terjadi lantaran sang wanita menolak untuk diajak menikah siri oleh oknum anggota polisi tersebut.

Oknum anggota polsek di Polres Kerinci itu diamankan setelah mendapatkan laporan dari warga terkait adanya warganya yang ditodongkan menggunakan senjata api.

Warga Murak Hill, Fahmi mengungkapkan bahwa saat keributan itu didapatkannya usia melaksanakan shalat Isya.

"Jadi waktu itu ibu-ibu sudah ramai menyaksikan kejadian itu. Winda (korban, red) sempat keseret karena hanphone miliknya mau diambil oleh orang yang diamankan anggota polisi itu," ungkapnya.

Korban yang saat itu berteriak minta tolong membuat warga sekitar ramai datang ke lokasi untuk melihat kejadian itu.

"Saat ditanya Winda (korban ; red) kenapa berteriak mengaku dirinya ditodongkan senjata oleh seorang pria kedalam mulutnya," tuturnya.

Menurut penuturan korban, kata Fahmi awal mula kejadian tersebut dikarenakan oknum polisi tersebut minta untuk wanita tersebut menikahinya. Namun wanita tersebut menolaknya dan terjadilah penodongan tersebut.

"Tadi saya lihat pria itu sudah dibawa polisi," tandasnya.

Sementara itu korban bernama Winda (28) usai diperksa di Polres Merangin mengelak jika ada kejadian tersebut. Korban mengelak saat ditanya apakah melaporkan kejadian tersebut.

"Saya nggak jadi ngelapor, nggak ada masalah apa-apa," ucap Winda sembari masuk ke dalam mobil dan meninggalkan Polres Merangin.

Sementara, Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy Purnamawan di komfirmasi,membenarkan jika ada kejadian tersebut.

"Ribut biasa gak ada yang buat laporan, keduanya sudah kami periksa secara terpisah dan mereka hanya mengatakan hanya ribut biasa," ungkap AKBP Irwan Andy singkat. (Tribunjambi.com/ Darwin Sijabat)

Baca juga: HUT RI ke 76 Tahun di Merangin Digelar Secara Sederhana Tanpa Kegiatan Lomba

Baca juga: Dukung Pembangunan PLTA Batang Merangin, Alharis Tinjau Lokasi Terowongan Air

Baca juga: Plt Kepala BPBD Merangin Dibunuh Tukang Kebun Karena Dendam, Korban Dikenal Baik Kepada Pelaku

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved