Perselisihan Roy Suryo

Roy Suryo Tutup Pintu Damai dengan Eko Kuntadhi, Siap Seret ke Meja Hijau : Jangan Banyak Cingcong

Pakar Telematika Roy Suryomenutup pintu damai dengan pegiat media sosial Eko Kuntadhi. Roy Suryo bersikukuh melanjutkan laporannya ke polisi.

Editor: Rohmayana
TRIBUNNEWS/CHAERUL UMAM
Roy Suryo 

"Pertama, kata 'ROY SURYO' disebut sebanyak 33 kali, selain juga ada kata Roy dan Suryo," ujarnya.

Baca juga: Penyidik KPK akan Memeriksa 16 Napi Tipikor di Lapas Klas II A Jambi Terkait Kasus Suap APBD Jambi

Kedua kata Roy, terdapat banyak ungkapan body shamming di video itu.

"Diantaranya kumis lele, otak, ngondek, raine soak, dan sebagainya," kata Roy.

"Ketiga, banyak kata-kata hate-speech yang diucapkan. Misalnya Anjing, Buset, Gila, Bandot, Ditilep, Ancur, dan sebagainya," kata Roy.

Keempat, tambah Roy, yakni penggambaran kasus dengan Lucky Alamsyah yang tidak sesuai fakta.

"Seolah saya menyetir dan menyerempet. Padahal mobil dikendarai driver dan justru kami yang diserempet," kata Roy.

"Kelima, penyebutan kasus Rawon Setan juga tidak sesuai fakta dan salah. Yang benar Surabaya, bukan di Malang, sudah diklarifikasi dan bahkan foto saya bersama Ownernya dipajang disana," ujar Roy.

Keenam, kata Roy, penyebutan kasus barang-barang Kemenpora yang juga sudah tidak sesuai dengan fakta hukum yang terjadi.

"Kasus sudah inkracht, diputus di PN Jakarta Selatan dengan posisi Imam Nahrawi selaku penggugat, mencabut gugatan dan membayar perkara, tertanggal 29 Mei 2019 lalu," kata Roy.

"Jadi Insyaa Allah kasus tetap jalan terus. Meski memang ada proses 'mediasi' sesuai Skep Kapolri sebagai salah satu urutan mekanisme yang harus dilewati terlebih dahulu. Semoga jelas sikap saya," kata Roy.

Baca juga: Bima Arya Ngakak Saat Diroasting Komika Fajar Nugra, Donasi untuk Pekerja Seni Capai Rp 25 Juta

Seperti diketahui, setelah melaporkan pesinetron Lucky Alamsyah atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah ke Polda Metro Jaya, mantan Menpora Roy Suryo juga melaporkan pegiat media sosial Eko Kuntadhi dan Mazdjo Pray ke Polda Metro Jaya, Jumat (4/6/2021).

Pelaporan terkait tayangan di akun YouTube 2045 TV, dimana menampilkan Eko Kuntadhi dan Mazdjo Pray di sana, yang dianggap telah mencemarkan nama baik, melakukan ujaran kebencian, menyebarkan hoaks dan fitnah atas Roy Suryo.

Roy mengatakan ia melaporkan Eko Kuntadi dan Mazdjo Pray atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah sesuai Pasal 27 ayat 3 junto Pasal 45 UU ITE, dan Pasal 310 KUHP junto Pasal 311 KUHP.

Roy mengatakan dari temuan terakhir pihaknya diketahui bahwa Eko Kuntadhi dan Mazdjo Pray berusaha menghilangkan barang bukti.

"Barusan dicheck mereka mengubah hashtag yang tadinya #RoySuryo menjadi #DewaPanci di tayangan video aku YouTubenya.

Untungnya sudah saya secreenshot sebelumnya, lengkap dgn URL-nya sebagai jejak digital-nya.

Ini membuktikan mereka sudah merasa salah dengan unggahan tersebut," kata Roy usai membuat laporan, Jumat. (*)

SUMBER :  WartaKotalive.com

Sumber: Warta Kota
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved