Berita Kerinci
Warga Senang Jalan Pungut Mudik Sungai Kuning Diperbaiki
Jalan Pungut Mudik-Sungai Kuning, yang mengalami rusak parah dengan jalan berlumpur, mulai diperbaiki oleh pihak Pemkab Kerinci melalui dinas PUPR
Penulis: Herupitra | Editor: Andreas Eko Prasetyo
Laporan Wartawan Tribun Jambi, Herupitra
TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Jalan Pungut Mudik-Sungai Kuning, yang mengalami rusak parah dengan jalan berlumpur, mulai diperbaiki oleh pihak Pemkab Kerinci melalui dinas PUPR Kerinci.
Meskipun baru dikerjakan, namun, jalan yang merupakan akses masyarakat dan petani membawa hasil panennya tersebut sudah bisa dimanfaatkan.
Takimin, Salah seorang petani ketika melewati jalan tersebut tampak gembira. Dimana, jalan yang berlobang layak seperti kubungan kerbau, kini sudah diperbaiki.
Baca juga: Baru 20,8 Persen Masyarakat Tanjabbar Divaksin Lengkap, Stok Vaksin Kini Menipis
Baca juga: Klasemen Sementara Perolehan Medali di Olimpiade Tokyo 2020 Sore 1 Agustus 2021, Indonesia Turun
Baca juga: Cara Mencairkan Bantuan Tunai Rp 600 Ribu Melalui Kantor Pos, Simak Syarat-syaratnya
"Alhamdulillah Sekarang jalan sudah mulai diperbaiki, mudah-mudahan bermanfaat bagi kami para petani yang membawa hasil pertanian," ujarnya.
Dalam perbaikan jalan Pungut Mudik-Sungai Kuning, juga dicek langsung oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kerinci.
"Allhamdulillah warga di Pungut Mudik-Sungai Kuning, Pasir Jaya sudah bisa memanfaatkan jalan yang sudah diperbaiki. Kita akan kawal terus proses perbaikan jalan agar sesuai masyarakat bisa manfaarkan jalan itu," ungkap Mensediar Anggota DPRD Kerinci fraksi PKB.
Baca juga: Pasukan Kopassus Duel Lawan Marinir hingga Buat Ibukota Mencekam, LB Moerdani Muncul: Pulang Kalian!
Baca juga: Diduga Tarikan Magnet Rel Sebabkan Mesin Mobil yang Ditumpangi Pasutri Mati dan Tertabrak Kereta Api
Baca juga: Bansos Covid-19 Muarojambi Belum Bisa Direalisasikan, Dinsos Sebut Tunggu Petunjuk BPKP
Selain itu, dia juga mengingatkan agar jalan tersebut diperbaiki dengan baik, masyarakat akan mudah mengeluarkan hasil perkebunannya.
"Sebelumnya jalan yang rusak dan sering becek membuat warga mesti menghabiskan waktu berjam-jam dijalan tersebut," pungkasnya.
(*)