Breaking News:

Simak Langkah Kapolda Jambi dalam Menjaga Pertumbuhan Ekonomi Tanpa Ada Transmisi Virus

Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo, didampingi Irwasda Kombes Pol Dwi meninjau langsung kegiatan vaksinasi massal Tahap II tersebut.

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Muuhammad Ferry Fadly
Istimewa
Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo SIk 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI- Polda Jambi kembali menggelar vaksinasi massal dosis ke dua lanjutan, di GOR Kota Baru Kota Jambi, Jumat (30/7/2021) pagi.

Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo, didampingi Irwasda Kombes Pol Dwi meninjau langsung kegiatan vaksinasi massal Tahap II tersebut.

Mulai dari tahap pendaftaran, penyuntikan hingga observasi pasca-vaksin.

Rachmad menuturkan, seluruh masyarakat Provinsi Jambi, wajib untuk divaksin.

Hal tersebut diungkapkan Rachmad, guna membantu perekonomian untuk tetap tumbuh, tanpa adanya transmisi virus.

Baca juga: Polda Jambi dan PT REKI Ringkus Dua Warga Batanghari Pelaku Pembalakan Liar

Baca juga: Aksi Penangkapan Kurir 8 Kg Sabu Asal Pekanbaru Oleh Anggota Polda Jambi Yang Berlangsung Dramatis

Baca juga: BREAKING NEWS Ditresnarkoba Polda Jambi Amankan 8 Kg Sabu-sabu Yang Dibawa Dari Pekanbaru

"Masyarakat Jambi harus divaksin, agar perekonomian tetap tumbuh tanpa ada transmisi virus," kata Rachmad Jumat (30/7/2021).

Ia menjelaskan, kegiatan vaksinasi tahap/dosis ke 2 pada hari ini masih berlangsung.

"Hari ini, pelaksanaan vaksinasi tahap 2 masih berlangsung dan laporan belum saya terima, tapi kalau yang 3 hari yang pertama yakni dari hari Senin sampai Rabu kemarin, ada 5.227 orang yang sudah di vaksin, " bilangnya.

Seperti diketahui, Polda Jambi telah melaksanakan vaksinasi masal di GOR Kota Baru selama tiga hari, sejak Senin sampai Rabu 28 Juli 2021.

Kemudian telah mendistribusikan vaksin kepada 5.227 orang.

Dengan perincian pada Hari pertama sebanyak 1.547 orang, hari kedua 1.565 orang dan hari ketiga 2.115 orang.

Kegiatan ini melibatkan Bintara remaja Polda Jambi, yang bertindak sebagai tenaga registrasi dan tenaga observasi, sehingga beban kerja tenaga vaksinator bisa berkurang dan proses registrasi juga bisa lebih cepat.

Berita Terkait Lainnya

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved