Breaking News:

Berita Internasional

BAK Siap Perang! China Gelar Latihan Militer di Laut Sengketa Saat Kapal Induk Inggris Akan Datang

Ketika latihan Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) digelar, kelompok serang kapal induk Inggris pun yang dipimpin kapal induk HMS Queen Elizabeth

Editor: Andreas Eko Prasetyo
China Military
PLA Navy ketika menggelar latihan militer 

TRIBUNJAMBI.COM, BEIJING - China kembali mengadakan latihan militer di dua area di Laut China Selatan saat ini di saat kelompok tamu seperti kapal induk Inggris tiba di Singapura pada Senin (26/7) dan akan memasuki Laut Sengketa.

Seperti mengutip Global Times, mulai Selasa (27/7) hingga Kamis (29/7), China juga akan mengelar latihan militer di Tenggara Laut China Selatan, garis pantai Chuandao, Provinsi Guangdong.

Kapal yang juga lewat harus menjauh lima mil laut dari area terlarang, menurut dari pemberitahuan pembatasan navigasi dari Badan Keselamatan Maritim China di situsnya, Senin.

Kapal Induk HMS Queen Elizabeth
Kapal Induk HMS Queen Elizabeth (Wikipedia)

Seperti yang diketahui, wilayah Laut China Selatan di lepas pantai Maoming Guangdong dan juga menjadi tempat latihan militer China, sedari Senin hingga Rabu, menurut pemberitahuan pembatasan navigasi terpisah.

Ketika latihan Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) digelar, kelompok serang kapal induk Inggris pun yang dipimpin kapal induk HMS Queen Elizabeth, tiba di Singapura pada Senin.

Kapal induk HMS Queen Elizabeth dan kapal pengawalnya lainnya kemungkinan akan mengadakan latihan di Laut China Selatan dan melakukan apa yang disebut operasi kebebasan navigasi.

Baca juga: MEMANASNYA Laut China Selatan Usai China Usir Kapal AS, Indonesia & Tetangga Lainnya Ikut Terseret

Baca juga: China Mengusir Kapal Perang AS di Laut China Selatan, Begini Penjelasan PLA

Baca juga: Kapal Perang AS USS Benfold Diusir Tiongkok yang Masuk Wilayah Laut China Selatan

Seperti melansir Reuters, HMS Queen Elizabeth yang seberat 65.000 ton membawa delapan jet tempur F-35B Inggris dan 10 jet tempur F-35 AS serta 250 marinir AS sebagai bagian dari 1.700 kru kapal induk itu.

Kapal induk ini juga akan memimpin dua kapal perusak, dua fregat, satu kapal selam, dan dua kapal pendukung dalam perjalanannya sejauh 26.000 mil laut, bergabung dengan kapal perusak AS dan satu fregat Belanda.

Baca juga: Raffi Ahmad Termotivasi Rajin Ibadah Setelah Lihat Rafathar Rajin Salat

Baca juga: Kabupaten Batanghari 2021 Targetkan Tanam Padi Seluas 8.707 Hektare, Berikut Capaiannya

Baca juga: Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan Bertanding Sore ini di Cabor Bulutangkis Olimpiade Tokyo 2020

(KONTAN)

Berita lainnya seputar Laut China Selatan

SUMBER: KONTAN

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved