Breaking News:

Gempa Dahsyat 9,2 M Alaska Picu Tsunami di Samudera Pasifik, Indonesia Aman dari Gelombang Tsunami?

US Geological Survey (USGS) umukan gempa itu terjadi pada 56 mil (91 kilometer) timur tenggara Perryville, Alaska, sekitar pukul 22:15 Rabu malam.

Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
Grid.ID
Air laut di Teluk Alaska 

TRIBUNJAMBI.COM - Gempa dahsyat 8.2 Magnitudo di Alaska, Amerika Rabu 28 Juli 2021 malam waktu setempat (Kamis 29 Juli 2021) memicu tsunami di Samudera Pasifik.

US Geological Survey (USGS) umukan gempa itu terjadi pada 56 mil (91 kilometer) timur tenggara Perryville, Alaska, sekitar pukul 22:15 Rabu malam.

Pusat gempa di kedalaman 29 mil (46,7 km), sehingga digolongkan gempa dangkal.

Gempa bumi dangkal itu terjadi pada kedalaman 0 hingga 70 km.

USGS mengatakan bahwa setidaknya ada dua gempa susulan yang kuat, gempa awal 6.2 dan 5.6 SR.

US National Tsunami Warning Center (NTWC) mengeluarkan peringatan tsunami untuk Alaska Selatan dan Semenanjung Alaska, dari Pintu Masuk Hinchinbrook, (90 mil timur Seward) ke Unimak Pass, dan untuk Kepulauan Aleutian, dari Unimak Pass (80 mil timur laut Unalaska), ke Samalga Pass, Alaska, yang berjarak 30 km sebelah barat daya dari Nikolski.

Polisi di Kodiak, kota terbesar di Pulau Kodiak, mengatakan kepada warganya untuk pindah ke dataran tinggi, menambahkan bahwa sekolah menengah itu dibuka sebagai lokasi evakuasi.

Baca juga: Sempat Ditolak Warga, Gubernur Jambi Akan Gunakan LPMP Sebagai Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Perkiraan waktu gelombang tsunami menghantam pulau-pulau Pasifik setelah gempa 8.2 Alaska, Kamis 29 Juli 2021
Perkiraan waktu gelombang tsunami menghantam pulau-pulau Pasifik setelah gempa 8.2 Alaska, Kamis 29 Juli 2021 (facebook)

Pusat Peringatan Tsunami Pasifik (PTWC) mengeluarkan peringatan untuk negara bagian AS di Hawaii dan wilayah Pasifik AS di Guam.

Badan Meteorologi Jepang sedang menyelidiki apakah ada kemungkinan tsunami melanda Jepang, kata lembaga penyiaran publik NHK.

Pihak berwenang di Selandia Baru juga mengatakan mereka menilai apakah ada bahaya di wilayah pesisirnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved