Breaking News:

Berita Sarolangun

Bank Plat Merah di Singkut Sarolangun Kena Denda Rp 1 Juta Setelah Razia Prokes

Berita Sarolangun-Satu Bank plat merah di wilayah Singkut kabupaten Sarolangun didenda oleh satuan tugas Covid-19 Sarolangun

Penulis: Rifani Halim | Editor: Nani Rachmaini
TRIBUNJAMBI/RIFANI HALIM
Bank plat merah di Singkut Sarolangun terkena denda satgas Covid-19 Sarolangun 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Satu bank plat merah di wilayah Singkut Kabupaten Sarolangun didenda oleh satuan tugas Covid-19 Sarolangun pada razia yang digelar di kecamatan Singkut, Kamis (29/7/2021)

Tim Satgas Covid 19 Sarolangun menilai perlengkapan prokes Bank milik negara tersebut tidak memenuhi standar prokes yang telah diterapkan pemerintah Kabupaten Sarolangun. Sesuai dalam Perbup No 70 Tahun 2020, sehingga harus diberikan sanksi denda senilai 1 juta rupiah.

"Karna tidak menyediakan fasilitas cuci tangan terpaksa ini kita tutup atau harus membayar denda senilai 1 juta rupiah," kata Salah satu anggota Satgas Covid-19 dilokasi, Kamis (29/7/2021).

Sementara itu Pimpinan Bank tersebut, S AW mengakui kelalaian pegawainya yang tidak menyediakan fasilitas cuci tangan, dan lansung membayar denda agar tidak terjadi penutupan sementara terhadap BNI cabang Singkut.

"Mengenai cuci tangan diluar, sebenarnya kalau kita sudah menerapkan prokes yang ketat, jadi untuk sarana dan prasarana, himbauan, memakai masker dan segala macam sudah kita laksanakan sesuai ketentuan. Hanya saja, pas petugas kesini, cuci tangan sedang diisi ulang oleh OBnya, karna air harus diganti, dan embernya harus dibersihkan," katanya.

Sebagai pimpinan Bank ia belum belum mendapatkan sosialisasi terkait dengan penertiban prokes yang dilakukan oleh tim satgas covid 19 Sarolangun.

"Dari awal covid belum ada informasi dan pemberitahuan, sosialisasi gak ada sama sekali, kalau kita informasinya selalu dari kantor pusat emang penerapan prokes dan itu ketat, sedangkan dari pemkab secara personal belum ada," jelasnya.

Sementara itu Kasat Pol PP Sarolangun Riduan Menegaskan pihaknya jauh jauh hari telah melakukan pemberitauhan dan sosialisasi kepada masyarakat terkait dengan perbup no 70 tahun 2020.

"Kalau dibilang tidak ada sosialisasi mohon maaf, ini sudah 1 tahun setengah pandemi covid, dan ini sudah diberitakan luas. Dan saya rasa untuk sosialisasi sudah cukup, mulai dari radio, media, kemudian lansung ketoko-toko sudah kita lakukan dan di Kecamatan Singkut, ibu Camat sudah bergerak sudah menyebarkan himbauan," tegasnya.

Selain Bank tersebut, terdapat empat pelaku usaha yang juga terjaring dalam razia prokes covid 19, di Kecamatan Singkut, Kabupaten Sarolangun.

Baca juga: Manggala Agni XIII Sarolangun Sebut Wilayah Gambut Masih Aman dari Kebakaran

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved