Breaking News:

PMI Adakan Gerakan Infak Oksigen, Target Minimal 20 Tabung

Berita Jambi-PMI sudah beberapa kali membuat gerakan untuk kasus kabut asap, melihat situasi kondisi covid-19 yang terus meningkat dan..

Penulis: Ade Setyawati | Editor: Nani Rachmaini
PMI Adakan Gerakan Infak Oksigen, Target Minimal 20 Tabung
homecare.griyakami.com
ilustrasi

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Melihat banyaknya masyarakat yang kesulitan mendapatkan tabung oksigen, Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Jambi di dukung dengan beberapa lembaga membuat gerakan infak oksigen agar bisa membantu masyarakat lebih banyak.

Sebelumnya PMI sudah beberapa kali membuat gerakan untuk kasus kabut asap, melihat situasi kondisi covid-19 yang terus meningkat dan membuat kelangkaan oksigen.

PMI berinisiatif untuk mengadakan gerakan infak oksigen, agar lebih banyak masyarakat yang terbantu dan mendapatkan tabung oksigen.

"Awalnya karena kami melihat dimana-mana tabung oksigen sedikit langka, meskipun ada harganya sangat mahal dan tidak semua masyarakat bisa mengakses, dan kami mencari jalan tengah dengan ini PMI mampu hadir di tengah masyarakat untuk membantu," jelas Tedjo Sukmono selaku Inisiator Gerakan.

Konsep gerakan infak oksigen ini ialah mengumpulkan tabung oksigen kosong dari para penyintas yang sudah sembuh dan memiliki tabung oksigen yang tidak terpakai lagi untuk meminjamkan ataupun menyumbang ke PMI

"Nanti tabung oksigen kami tampung di PMI dan kami isi ulang, dan nanti kita pinjamkan lagi kepada teman-teman yang mencari oksigen dan harapannya bisa gratis," tambahnya.

"Terutama masyarakat yang membutuhkan oksigen yang saturasi nay dibawah 90, dan juga semoga kedepan semakin banyak yang memberikan tabungnya, agar semkain banyak pula yang bisa dibantu," lanjutnya.

Saat ini PMI masih dalam tahap persiapan tabung oksigen untuk disalurkan pada Agustus mendatang.

"Setelah kita buka gerakan ini cukup banyak yang merespon dan Alhamdulillah hari ini masuk 5 tabung oksigen, 3 oksigen meminjamkan dan 2 tabungnya baru," ucapnya.

"Sekarang baru dapat 5 dan ini masih sangat kurang, target kita minimal ada 20 tabung oksigen agar cukup aman, dan biasanya satu orang tidak cukup 1 oksigen, minimalnya 2 oksigen dan 1 nya untuk isi ulang," tambahnya.

Sebelumnya PMI dan mitra juga telah malakukan gerakan-gerakan, gerakan pertama penyemprotan disinfektan, kedua gerakan rumah oksigen, ketiga gerakan plasma covalent, ke empat gerakan membuat ambulance service untuk antar jemput orang yang mau masuk rumah sakit atau pulang khusus covid.

"Untuk penyemprotan disinfektan sudah berjalan dari awal pandemi, dan sekarang persiapan tabung oksigen dan di usahakan bisa gratis, dan mudah-mudahan bisa dilaksanakan pada Agustus," tutupnya.

Yang terlibat dalam gerakan infak oksigen ialah PLTI, Gen Pro, Srikandi Pemuda Pancasila, PMI Kota dan Klimik Unja.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved