Breaking News:

Pelanggaran Prokes di Sarolangun

Pedagang Mainan yang Didenda 1 Juta Mengeluh Satgas Covid Tebang Pilih, yang Lain Cuma Diperingatkan

Berita Sarolangun-Leoni mengaku dikenakan sangsi denda sebesar Rp. 1 juta. Sedangkan untuk himbauan diakuinya terdapat

Penulis: Rifani Halim | Editor: Nani Rachmaini
Rifani halim/tribunjambi
Pedagang mainan di Sarolangun 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Leoni pelaku usaha mainan anak-anak di kawasan pasar atas Sarolangun yang ditindak oleh tim Satgas Covid-19 Kabupaten Sarolangun menilai petugas tebang pilih dalam penindakan penerapan protokol kesehatan. 

Pemilik toko mainan anak-anak itu mengatakan bahwa masih banyak terdapat toko di kawasan tersebut yang tidak dihampiri oleh petugas.

"Iya tadi itu soalnya para bapak-bapak itu tadi merazia, katanya merazia seluruh, tapi tadi memang tokoh di sebelah ini hanya diperingatkan untuk menambahkan tissu," katanya setelah didenda oleh petugas, Rabu (28/7/2021)

Menurutnya, toko di sebelahnya  juga terdapat kekurangan dalam penerapan prokes tersebut.

Namun hanya diberi peringatan untuk melengkapi.

"Sama kok, tidak ada spanduk cuma yang dikeluhkan di toko ini tadi ngak ada sepanduk kawasan wajib pakai masker. Jadi itu yang dikenakan," katanya.

Leoni membeberkan, seperti halnya toko lainnya di dalam satu kawasan di tempatnya berjualan di pasar atas Sarolangun banyak yang tidak dihampiri petugas.

"Tokoh manisan ujung juga ngak, rumah makan sebelah juga ngak. Padahal spanduknya juga ngak ada semua," terangnya.

Selain itu, Leoni mengaku dikenakan sanksi denda sebesar Rp. 1 juta. Sedangkan untuk himbauan diakuinya terdapat beberapa anggota yang hanya satu kali memberikan himbauan.

"Ada cuma sekali tiga orang satpol pp memberitahu melengkapi, katanya nggak apa-apa cuma tempat cuci tangan aja," tuturnya.

Leoni berharap, kepada para petugas untuk tetap melakukan kegiatan dengan catatan merata ke setiap tempat dan tanpa pilih kasih.

"Kalau memang itu razia untuk pelengkapan Covid, seharusnya itu merata semua. Sedangkan tadi itu beberapa tokoh emang ngak dimasukin," katanya.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved