Breaking News:

Berita Internasional

AS Memang Ingin Lawan China Sampai Bujuk Negara-negara Asia Tenggara dengan Tugaskan Sang Menhan

Amerika Serikat memang tegas ingin berusaha menghalau China dalam setiap tindak pengakuan semena-mena di wilayah laut sengketa.

Editor: Andreas Eko Prasetyo
AFP
Kapal-kapal Amerika Serikat di perairan Laut China Selatan, berdekatan dengan teluk Filipina. 

TRIBUNJAMBI.COM,FAIRBANKS - Amerika Serikat memang tegas ingin berusaha menghalau China dalam setiap tindak pengakuan semena-mena di wilayah laut sengketa.

Bahkan untuk memperkuat keinginannya, Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin pun sampai akan mengunjungi Asia Tenggara pada pekan ini.

Lloyd Austin akan berusaha untuk menekankan pentingnya tempat Amerika Serikat untuk memperkuat hubungan di kawasan itu sambil melawan China.

AS juga telah menempatkan penentangan terhadap China di jantung kebijakan keamanan nasionalnya selama bertahun-tahun.

Kapal Induk US Navy bersama grup tempur saat memasuki Laut China Selatan.
Kapal Induk US Navy bersama grup tempur saat memasuki Laut China Selatan. (24h)

Bahkan Pemerintahan Joe Biden juga menyebut persaingan dengan Beijing sebagai "ujian geopolitik terbesar" abad ini.

Diketahui enam bulan kepemimpinannya, bagaimanapun, negara-negara Asia Tenggara dikethaui masih mencari perincian strategi Biden serta rencana spesifik dia untuk keterlibatan ekonomi, perdagangan, dan militer dengan Indo-Pasifik.

"Anda akan mendengar saya berbicara banyak tentang kemitraan dan nilai kemitraan," ujar Austin kepada wartawan dalam perjalanan ke Alaska, Minggu (25/7), seperti dikutip Reuters. "Tujuan saya adalah untuk memperkuat hubungan," ungkapnya.

Baca juga: Amerika Serikat Diisukan Beli Drone dari China, Pentagon Bak Kebakaran Jenggot dan Bantah Hal itu

Baca juga: Amerika Serikat Diganggu Militer Iran yang Mengirim Kapal Perang Perusak dan Pendukung ke Atlantik

Baca juga: Efek Samping Setelah Melakukan Vaksin Moderna Asal Amerika Serikat, Sakit Kepala hingga Menggigil

Lewat pidato utama di Singapura pada Selasa (27 Juli) dan pertemuan di Vietnam dan Filipina, Austin juga akan menyebut soal perilaku agresif China di Laut China Selatan dan menekankan pentingnya menjaga kawasan yang lebih luas bebas serta terbuka.

Perjalanannya itu mengikuti pula kunjungan Wakil Menteri Luar Negeri AS Wendy Sherman ke China pada Minggu dan Senin, dan bertepatan dengan perjalanan Menteri Luar Negeri Antony Blinken ke India, mitra penting lainnya dalam upaya AS melawan Beijing.

Baca juga: Billy Syahputra Menemani Amanda Manopo Sejak di Rumah Sakit hingga Pemakaman

Baca juga: Daftar 3 Kapolres di Jajaran Polda Jambi Dimutasi - Kapolres Jambi, Kapolres Tanjabbar dan Tanjabtim

Baca juga: Spesifikasi Lengkap HP Oppo A93s 5G, Teknologi Baru MediaTek Entry Level Smartphone RAM 8GB

Berita lainnya seputar Amerika Serikat

SUMBER: KONTAN

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved