Breaking News:

Ekonomi Warga Pesisir Tanjab Timur Terancam, Masalah di Desa Alang Alang Ini Penyebabnya 

Jembatan di Desa Alang Alang, Kecamatan Sabak Timur, Kabupaten Tanjung Jabung Timur putus termakan usia.

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Teguh Suprayitno
tribunjambi/abdullah usman
Kondisi jembatan di Desa Alang Alang Kecamatan Sabak Timur, Kabupaten Tanjung Jabung Timur  butuh perbaikan. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Jembatan di Desa Alang Alang, Kecamatan Sabak Timur, Kabupaten Tanjung Jabung Timur putus termakan usia.

Bahkan dua jembatan lainnya kondisinya juga memprihatinkan karena sudah reot.

Ironisnya, tiga jembatan itu merupakan akses utama yang menopang ekonomi masyarakat di pesisir.

Tepatnya di Parit Satu. Di mana, jembatan penghubung antara Parit Satu, Dua dan Tiga tersebut kondisinya sangat memprihatinkan.

Selain terbuat dari kayu dan tongkat pohon pinang seadanya jembatan tersebut hanya dapat dilalui untuk pejalan kaki saja. 

"Sudah 10 tahun lebih kondisinya sepertinya ini, dan sudah beberapa kali dilakukan perbaikan oleh masyarakat dan terakhir pada awal tahun lalu sempat putus akibat ambruk," kata Hamzah warga sekitar. 

Menurutnya, jembatan ini sangat vital keberadaannya selain digunakan sebagai penyeberangan masyarakat, juga sebagai jalur untuk anak anak bersekolah dan warga menuju masjid. 

"Jika jembatan ini roboh lagi, maka warga harus memutar lagi mencari jembatan satunya yang cukup jauh," katanya.

Senada dikatakan Jufri Desa warga Alang Alang, sejak jembatan ini berdiri belum pernah dilakukan perbaikan skala besar hanya sebatas perbaikan tambal sulam oleh warga. 

"Kalau rusak bolong, ataupun tiang lapuk. Maka warga sekitar  bahu membahu untuk memperbaiki dengan kemampuan yang terbatas," ujarnya.

Baca juga: Mayat Pemulung Ditemukan di Tepi Jalan Kota Jambi, Polisi Selidiki Penyebabnya

Baca juga: Siapa Sebenarnya Ahmad Sofian hingga Diburu Polisi, Viral Dituduh Provokator Aksi Jokowi End Game

"Sudah lama jembatan ini tidak lagi diperbolehkan sepeda motor melintas, karena kondisinya memang sudah rawan dan rapuh," sambungnya.

Warga berharap, pemerintah dapat melakukan perbaikan terhadap kondisi jembatan penghubung yang ada di Desa mereka. Mengingat upaya perbaikan secara swadaya oleh warga tidak efektif dan membutuhkan perbaikan besar. (Tribunjambi/abdullah usman)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved