Breaking News:

Nama Baik UI Tercemar, Fadli Zon Minta Ari Kuncoro Mundur Meski Sudah Lepas Jabatan Komisaris BRI

Setelah melepas jabatan sebagai Wakil Komisaris Utama BRI, Ari Kuncoro didesak mundur dari Universitas Indonesia.

Editor: Teguh Suprayitno
KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon desak Ari Kuncoro mundur dari UI. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Setelah melepas jabatan sebagai Wakil Komisaris Utama BRI, Ari Kuncoro didesak mundur dari Universitas Indonesia.

Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Fadli Zon mendesak Ari Kuncoro agar mengundurkan diri sebagai rektor Universitas Indonesia (UI).

Rektor UI itu mendapat protes dari sejumlah pihak karena rangkap jabatan.

Menurut Fadli Zon, nama baik UI menjadi tercoreng akibat ulah dari Ari Kuncoro yang dianggap haus jabatan.

"Nama baik UI sudah telanjur tercoreng, tak sesuai lagi dengan slogannya veritas (kejujuran), probitas (kebenaran), iustitia (keadilan). Harusnya juga mundur sebagai Rektor UI," kata Fadli dalam keterangan tertulis, Kamis (22/7/2021).

Ari Kuncoro akhirnya mengundurkan diri dari posisi Wakil Komisaris Utama di Bank Rakyat Indonesia (BRI) setelah jadi sorotan publik.

Hal tersebut mengakhiri kontroversi rangkap jabatan yang terjadi beberapa hari terakhir ini.

Pengunduran diri Ari Kuncoro sebagai komisaris diumumkan langsung pihak BRI pada hari ini, Kamis (22/7/2021).

Dengan pengunduran diri Ari Kuncoro tersebut, BRI menegaskan komitmennya untuk menerapkan praktik tata kelola perusahaan yang baik.

Baca juga: Ari Kuncoro Punya Harta Rp 52 M, Rangkap Jabatan Jadi Rektor Universitas Indonesia & Komisaris BUMN

Baca juga: Dikejar-kejar Polisi Sampai ke Pelosok, Pelaku Penggelapan Ponsel di Jambi Dibekuk Saat COD

Baca juga: Demi Hindari PHK, Pemerintah Siap Gelontorkan Bantuan Rp 8 Triliun untuk Pekerja

Lebih rincinya, berikut surat pernyataan resmi BRI:

Kementerian BUMN RI telah menerima surat pengunduran diri Ari Kuncoro sebagai Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen BRI dan menginformasikannya secara resmi kepada Perseroan.

Sehubungan itu, Perseroan menerbitkan keterbukaan informasi pada tanggal 22 Juli 2021. Adapun proses berikutnya, Perseroan akan menindaklanjuti sesuai ketentuan dan prosedur.

Perseroan berkomitmen untuk terus menerapkan praktik tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG) dari seluruh lapisan, baik top level management dalam hal ini Dewan Komisaris dan Direksi, hingga jajaran pekerja di seluruh Unit Kerja Perseroan. Komitmen tersebut dijalankan pada setiap kegiatan usaha Perseroan, yang merupakan perwujudan dari visi dan misi Perseroan, corporate values dan strategi kebijakan dalam keberlanjutan Perseroan.

Adapun Keterbukaan informasi terkait hal dimaksud dapat diakses pada situs web bursa efek dan perseroan pada tanggal 22 Juli 2021.

Berita ini telah tayang di Kompas.tv

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved