Breaking News:

Pengajuan Pinjaman PEN Menuai Polemik, Sekda Tebo Beri Penjelasan

Berita Tebo-Aliansi Masyarakat Peduli Pembangunan (AMPT) Tebo, dan beberapa LSM mempertanyakan transparansi rencana pinjaman dana Pemulihan

Penulis: HR Hendro Sandi | Editor: Nani Rachmaini
tribunjambi/hendro sandi
Pertemuan LSM bersama Pemkab Tebo yang difasilitas oleh DPRD Kabupaten Tebo. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO - Aliansi Masyarakat Peduli Pembangunan (AMPT) Tebo, dan beberapa LSM mempertanyakan transparansi rencana pinjaman dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang diajukan Pemerintah Kabupaten (pemkab) Tebo.

Mereka melakukan pertemuan bersama Pemkab Tebo yang difasilitas oleh DPRD Kabupaten Tebo.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tebo, Teguh Arhadi, yang juga hadir di pertemuan itu menyampaikan bahwa pengajuan dana pinjaman sesuai dengan kebutuhan dan disesuaikan skala prioritas, dan pelaksanaannya nanti dikerjakan dengan metode multi years.

"Pada prinsipnya pengajuan Dana PEN ini sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tebo. Jika hanya mengandalkan kemampuan APBD Kabupaten Tebo saja, tentunya pembangunan infrastruktur bagi daerah yang tertinggal seperti dua Kecamatan yaitu Kecamatan Muara Tabir dan Kecamatan Serai Serumpun akan bisa mengejar ketertinggalannya," jelas Sekda (19/7/2021)

"Jika pun disetujui, penggunaannya hanya untuk pembiayaan kegiatan insfratruktur saja, dan tidak boleh di alokasikan untuk kegiatan lain di luar itu," kata Nazar.

Nazar menjelaskan, skala prioritas pembangunan infrastruktur terfokus kepada dua kecamatan yaitu, Kecamatan Muara Tabir dan Kecamatan Serai Serumpun.

Hal ini dengan pertimbangan dua kecamatan tersebut dianggap sangat membutuhkan pembangunan infrastruktur, dan berpengaruh terhadap ekonomi masyarakat disana.

"Penggunaan dana PEN ini harus memperhatikan aspek ekonomi, seperti harus memprioritaskan penyerapan tenaga kerja lokal dan penggunaan material dari daerah lokal sehingga dapat berpengaruh terhadap pemulihan ekonomi masyarakat," ujarnya.

Koordinator AMPT, Rido Iskandar mengatakan, pada prinsipnya mereka sangat mendukung program ini. Hanya saja ia meminta agar dana itu sesuai dengan pengalokasian.

"Kami mengimbau kepada rekan-rekan lembaga dan LSM lainnya kedepan agar dapat mengawasi penggunaan Dana PEN ini sesuai dengan pengalokasiannya," katanya.

(Tribunjambi/hendrosandi)

Baca juga: Pasang Sambungan Air Baru di Tebo Hanya Rp 200 Ribu, Ini Syaratnya!

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved