Kamis, 11 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Anies Baswedan Gregetan Masjid Masih Gelar Salat Id: Pengurus Masjid Sadarlah RS Sudah Penuh

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan gregetan karena masih ada masjid yang menggelar salat Idul Adha di tengah meningkatnya kasus Covid-19.

Tayang:
Editor: Teguh Suprayitno
Dionisius / Tribun Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan gregetan karena masih ada masjid yang menggelar salat Idul Adha di tengah meningkatnya kasus Covid-19.

Anies meminta pengurus masjid yang masih menyelenggarakan sholat Id pagi tadi, Selasa (20/7/2021) agar menyadari bahwa saat ini Rumah Sakit (RS) sudah penuh pasien Covid-19.

"Kepada pengurus masjid, sadarilah rumah sakit ini sudah penuh, rumah sakit itu penuh," kata Anies saat menyerahkan hewan kurban di RPH Dharma Jaya, Selasa.

Anies menekankan jika hal ini bukan hanya soal pelarangan saja, namun juga terkait potensi penularan yang tinggi jika terpapar virus corona.

"Jadi ini bukan soal dilarang saja tempatnya, kalau sakit sulit sekarang, saya anjurkan kepada semua, mengingatkan bukan saja potensi penularan, tetapi, kalau terpapar dan sakit risikonya tinggi sekali," kata Anies.

Anies berharap agar semua pihak dapat memahami tinggi risiko penularan Covid-19 jika terjadi kerumunan.

"Inilah saya berharap semuanya sadari risiko penularan, jadi nanti kita sama-sama mementingkan syariat terlaksana dengan baik tapi keselamatan juga terjaga," kata Anies.

Sebelumnya diberitakan, Anies mengimbau agar seluruh warga dapat merayakan Idul Adha di rumah masing-masing.

Baca juga: Kata Cek Endra Setelah Warga Isoman di Sarolangun Ngaku Tak Diperhatikan Pemerintah

Baca juga: Kisah Pilu Anak Yatim Piatu di Sarolangun, Hidup Terlantar hingga Sakit TBC

Baca juga: Presiden Afghanistan Tetap Salat Id Meski Dihujani Roket Dekat Istana Presiden

Ia meminta agar semua salat di rumah masing-masing dan tidak ada yang menonton atau mendatangi tempat penyembelihan hewan kurban.

"Saya minta kepada seluruh masyarakat tidak perlu mendatangi, menonton, karena itu menimbulkan kerumunan dan berpotensi penularan (Covid-19)," kata Anies melalui rekaman suara, Senin (19/7/2021).

Pengelola juga diminta langsung membagikan jatah hewan kurban ke rumah masing-masing warga untuk mengindari timbulnya kerumunan.

"Kepada para pengelola daging, hasil pemotongan kurban (diberikan langsung) ke rumah penerima. Tidak perlu melakukan pembagian di tempat-tempat tertentu yg menimbulkan kerumunan," ujarnya.

Berita ini telah tayang di Kompas.tv

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved