Breaking News:

Kasus Penganiayaan

Pengakuan Terbaru Oknum Satpol PP yang Aniaya Wanita : Emosi Karena Ada yang Lempar Botol Duluan

Oknum Satpol PP Gowa kini sudah membuat keterangan terbaru terkait kasus penganiayaan yang melibatkan dirinya. Ia mengaku ada yang lempar botol duluan

Editor: Rohmayana
kolase/tribunjambi.com
Seorang anggota Satpol PP tengah menjadi sorotan publik setelah memukul seorang ibu hamil, pemilik warung kopi (warkop) di Panciro, Gowa, Sulawesi Selatan. 

Terakhir, Syahfril kembali menegaskan, tersangka sangat menyesali perbuatannya.

Baca juga: Trending di Twitter Kantor BPOM Terbakar Diduga Karena Korsleting, Netizen : Mafia Sedang Bermain

Pengakuan korban

Pemilik warkop Nurhalim membagikan kronologi penganiayaan yang menimpa ia dan sang istri.

Ia mengatakan, awalnya ia sedang live endorse di Facebook dan memutar musik lalu petugas datang.

Dia mengaku telah menutup warkop miliknya pada Rabu (14/7/2021) pukul 18 45 Wita.

"Kami live pasti ada musik, kami cari nafkah, dia kira warkop kami buka,

petugas mengecek semua dan tidak ada satupun pengunjung" kata Ivan sapaan akrabnya, Kamis (15/7/2021), dikutip dari Tribun-Timur.com.

Baca juga: Menentukan Ciri-ciri Hewan Berdasarkan Habitatnya

Kemudian, seorang petugas menegur istrinya karena memakai pakaian terbuka atau baju tidur.

"Jadi saya sampaikan apa hubungannya PPKM dengan baju tidur yang terbuka, inikan bukan cuman warkop tapi rumah saya juga. Dan tim PPKM meminta maaf karena hanya salah paham," kata dia.

Namun ketika tim PPKM mikro keluar dari warkop milik Ivan.

Oknum Satpol PP malah kembali masuk dan bersikap arogan serta marah-marah sembari menunjuk Riana, istri Ivan. (*)

SUMBER : Tribun-Timur.com

Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved