Breaking News:

Hati-hati, Situs Online Penipuan Bansos, Begini Cara Pelaku Bisa Untung hingga Rp 1,5 Miliar

Polda Metro Jaya melalui Direktorat Kriminal Khusus ungkap kasus pemalsuan terkait bantuan sosial PPKM Darurat. 

kompas.com
Ilustrasi. Uang tunai 

TRIBUNJAMBI.COM - Kejahatan di dunia internet masih sering terjadi.

Terbaru penipuan berbasis bantuan sosial.

Tak main-main pelaku bisa raub untung hingga Rp 1,5 miliar.

Polda Metro Jaya melalui Direktorat Kriminal Khusus ungkap kasus pemalsuan terkait bantuan sosial PPKM Darurat. 

Pemalsuan tersebut secara spesifik dengan adanya website atau situs internet yang berisi ajakan untuk daftar sebagai penerima bansos PPKM Darurat.

Satu orang berinisial S ditetapkan sebagai tersangka setelah Kementerian Sosial melaporkan hal tersebut ke Polda Metro Jaya.

"Websitenya cukup banyak dan akun-akunnya yang ada, berhasil mengerucut kepada satu tersangka RR ini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Senin (18/7/2021).

Yusri mengatakan tersangka sudah melakukan aksi sejak November 2020 dan hingga kini berhasil raup untung hingga ratusan juta rupiah.

Baca juga: Rizieq Shihab Minta Simpatisan Tetap Salat di Masjid saat Pandemi, MUI: Jangan Pakai Kacamata Kuda

Yusri lalu menyebut dari mana sumber keuntungan tersebut.

"Rupanya keuntungan yang diambil dari sini setiap bulan itu dia masukkan iklan di website tersebut. Minimal dua iklan di satu website yang ada. Dari kedua iklan ini, dia bisa meraup sekitar Rp200 juta," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved