Breaking News:

Investasi di Jambi

Investasi Bidang Transportasi dan Pergudangan Menggeliat di Provinsi Jambi Pada Trwulan I Tahun Ini

Berita Jambi - Realisasi investasi di Provinsi Jambi pada triwulan I tahun 2021 cukup melegakan dibanding triwulan I tahun 2020 lalu. 

Penulis: Zulkipli | Editor: Rahimin
Zulkifli
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Provinsi Jambi Imron Rosyadi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Realisasi investasi di Provinsi Jambi pada triwulan I tahun 2021 cukup melegakan dibanding triwulan I tahun 2020 lalu. 

Tercatat nilai investasinya pada triulan I tahun ini mencapai Rp3,08 Triliun. Sementara target investasi di Provinsi Jambi di tahun 2020 ini secara total ditetapkan sebesar Rp4,2 Triliun.

"Alhamdulillah, karena pada awal-awal tahun di 2021 ini kondisi ekonomi mulai membaik, sehingga tercapailah realisasi investasi di triwulan satu ini Rp3,08 Triliun," kata Kepala Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jambi, Imron Rosyadi, kepada Tribunjambi.com, Minggu (18/7/2021).

Kondisi ini kata Imron, diharapkan bisa berlangsung hingga akhir tahun. Ditambah semakin banyaknya masyarakat yang sudah melakukan vaksinasi covid-19. 

Namun jika ternyata, dalam perjalanannya di 2021 ini, kondisi covid-19 di Provinsi Jambi tidak kunjung membaik, maka dikhawatirkan akan berdampat terhadap realisasi investasi pada triwulan-triwulan berikutnya. 

"Dengan sisa waktu yang ada kita optimis target investasi Rp4,2 Triliun itu bisa tercapai, namun kita juga khawatir dengan perkembangan covid-19 akhir-akhir ini, rwalisasi investasi bisa berbalik. Namun kita terus melakukan upaya-upaya supaya infestor mau menginfestasikan modalnya di Jambi," jelasnya.

Untuk bidang investasi, sejauh ini di Provinsi Jambi didominasi sektor pertanian dan energi.

Namun, di tengah pandemi covid-19 ink, sektor transfortasi dan petgudangan juga menunjukkan peningkatan. 

"Karena di masa pandemi ini perdagangan lebih banyak dilakukan secara online, sehingga investasi di sektor pergudangan dan transfortasi lebih menggeliat," ujar Imron.

Selain itu kata Imron, ke depan pemerintah menggalakkan sektor UMKM, karena sejak diberlakukan undang-undang cipta kerja pemerintah sangat mempermudah para pelaku UMKM untuk mengurus perizinannya.(tribun jambi/zulkipli)

Optimalkan PAD di Bidang Perkebunan, Kejari Batanghari Gelar Coffee Morning Dorong Investasi Masuk

Terima Sabu dari Orang Suruhan, Pria Jambi Ini Terancam Penjara Enam Tahun dan Denda Rp8 Miliar

Panitia Penyembelihan Hewan Kurban di Tanjab Barat Dilarang Pinjam Meminjam Pisau

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved