Breaking News:

Ini Syarat untuk Gelar Salat Idul Adha Berjamaah dan Pemotongan Hewan Kurban di Tanjab Barat

Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengizinkan jamaah di seluruh masjid menggelar Salat Idul Adha.

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Teguh Suprayitno
Tribunjambi/Samsul
Mantan Bupati Tanjab Barat Safrial jalankan salat Idul Adha di tengah pandemi Covid-19. 

Ini Syarat untuk Gelar Salat Idul Adha Berjamaah dan Pemotongan Hewan Kurban di Tanjab Barat

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengizinkan jamaah di seluruh masjid menggelar Salat Idul Adha.

Namun di tengah pandemi Covid-19 ada yang syarat yang harus dipenuhi.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Tanjab Barat, Agus Sanusi saat di konfirmasi TribunJambi.com, Kamis (15/7/2021). 

Agus Sanusi bilang, masjid yang ada di Tanjung Jabung Barat masih diizinkan untuk melaksanakan Salat Idul Adha dimasa pandemi saat ini.

Namun demikian, pengurus masjid diminta untuk tetap mengatur jarak salat antar jamaah dan menerapkan protokol kesehatan

"Untuk Salat Idul Adha masih diizinkan untuk di lakukan, tapi tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Tapi arahan dan kita anjurkan tetap untuk melaksanakan salat di rumah," katanya. 

Agus Sanusi bilang, pihaknya juga telah memberikan instruksi kepada jajaran ke bawah untuk tetap menjaga protokol kesehatan selama pelaksanaan ibadah Idul Adha.

Termasuk dalam pelaksanaan kurban nantinya. 

"Pemotongan hewan kurban juga kita minta panitia mengatur pelaksanaanya. Jangan sampai menimbulkan kerumunan. Kita harapkan sama-sama menjaga protokol kesehatan selama kondisi pandemi ini," katanya.

Baca juga: 545 Dokter Meninggal akibat Covid-19, IDI: Kami Khawatir Kolaps

Baca juga: PT Harsen Minta Maaf soal Masalah Obat Invermectin

 

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved