Breaking News:

Akhir Perjalanan Oknum Satpol PP Gowa yang Aniaya Wanita Pemilik Warung Kopi, Berstatus Tersangka

Diberitakan Tribun-Timur.com, MH ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik menggelar gelar perkara.

Editor: Muuhammad Ferry Fadly
ist
Riyana (baju kuning) korban yang dipukul oknum Satpol PP Gowa saat operasi PPKM mikro 

TRIBUNJAMBI.COM - Oknum Satpol PP Kabupaten Gowa, MH telah sebagai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan oleh oknum Satpol PP terhadap seoranng wanita pemilik warung kopi yang diduga hamil.

MH sebelumnya dilaporkan pasangan suami istri pemilik warung kopi, Nur Halim (26) dan Riana (34).

Informasi menganai penetapan MH sebagai tersangka ini dibenarkan oleh kapolres Gowa, AKBP Tri Goffarudin Pulungan.

Diberitakan Tribun-Timur.com, MH ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik menggelar gelar perkara.

Baca juga: Bacaan Surat Yasin Lengkap Murotal Merdu Abdulkarim Almakki

Baca juga: Pedagang Kopi di Medan Jadi Tersangka Usai Siram Satpol PP, Alasan Polisi Tak Penjara

Baca juga: Ramalan Zodiak Minggu 18 Juli 2021, Besok Cancer akan Mencapai Momen-momen Menyenangkan

"Pelaku ditetapkan tersangka setelah dinaikkan dari penyelidikan ke penyidikan dan setelah gelar perkara," kata Tri, Jumat (16/7/2021).

MH belum menjalani penahanan karena masih menunggu proses internal sebagai seorang aparatur sipil negara (ASN).

"Penahanan harus menunggu proses internal tersangka untuk dinonaktifkan dari jabatannya," ungkapnya, dikutip dari Kompas.com.

Dicopot dari jabatannya

Buntut dari penetapan tersangka terhadap MH, Bupati Gowa, Adnan Purichta mencopot jabatan MH sebagai sekertaris Satpol PP Kabupaten Gowa.

Hal itu sampaikan Adnan melalui unggahan di media sosial Instagram pribadinya, sebagaimana dikutip Tribunnews.com dari Tribun-Timur.com.

Halaman
123
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved