Breaking News:

Berita Sarolangun

Rumah Warga di Air Hitam Terbakar saat Ditinggal Sholat Magrib ke Masjid

Kebakaran terjadi di Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, kebakaran itu melanda satu unit rumah milik Sunarti.

Penulis: Rifani Halim | Editor: Andreas Eko Prasetyo
Istimewa
Kebakaran terjadi di Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun yang itu melanda satu unit rumah milik Sunarti. 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Kebakaran terjadi di Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun yang itu melanda satu unit rumah milik Sunarti.

Dari laporan tertulis Kapolsek Air Hitam Yurisazal, kebakaran tersebut terjadi di Lubuk Jering, RT 02 sekira pukul 18:30 WIB kemarin Kamis (15/7/2021).

"Sumarni sedang shalat Magrib di masjid tak jauh dari rumahnya, sedangkan kedua anaknya sedang berada di rumah," katanya.

Awal mula kejadian, anak Sumarni sedang asik main handphone di rumah rumah. Tak lama kemudian anak Sumarni melihat api dari lantai dua rumah miliknya.

Kebakaran terjadi di Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, kebakaran itu melanda satu unit rumah milik Sunarti.
Kebakaran terjadi di Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, kebakaran itu melanda satu unit rumah milik Sunarti. (Istimewa)

Melihat kejadian tersebut, anak pemilik rumah membangunkan abangnya yang tengah terlelap di dalam rumah untuk meminta pertolongan warga sekitar.

Tak lama kemudian para warga pun kemudian memadamkan api yang melahap rumah Sumarni.

Menurut keterangan Polsek, api di duga karena konsleting listrik dari lantai dua rumah Sumarni.

Baca juga: Kebutuhan Oksigen Naik Pesat Jadi 2.000 Ton per Hari, Menkes Budi Gunadi Lapor Jokowi Begini

Baca juga: VIDEO: Detik-detik Sebelum Kejadian Oknum Satpol PP Pukul Pasutri Pemilik Warkop

Baca juga: Cara Mengobati Sinusitis dengan Bahan Alami - Hirup Uap Bawang Merah, Cuka Apel, Jahe, Kunyit

Warga juga berjibaku memadamkan api dari lantai satu rumah Sumarni dengan peralatan seadanya, setelah satu jam warga sekitar dapat memadamkan api tanpa adanya Damkar.

"Rumah yang terbakar tingkat dua, bagian belakang. Di lokasi tidak ada petugas pemadam."

"Berdasarkan keterangan saksi-saksi sumber api tidak diketahui berasal dari mana, akan tetapi diperkirakan sumber api berasal dari konsreleting listrik," sambungnya.

Akibat kejadian tersebut, Sumarni pun mengalami kerugian sebesar Rp. 35.000.000.

(Tribunjambi.com/Rifani Halim)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved