VIDEO Viral Pernyataan Wali Kota Lubuklinggau, Perintahkan Petugas Bubarkan Kerumunan bukan Pedagang

Kata-kata Wali Kota Lubuklinggau itu terjadi saat apel pelaksanaan PPKM Pengetatan dihalaman Masjid Agung As-salam, Kota Lubuklinggau.

TRIBUN SUMSEL/EKO HEPRONIS
Wali Kota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe memimpin apel bersama pelaksanaan PPKM Kota Lubuklinggau 

TRIBUNJAMBI.COM Pernyataan dari Wali Kota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe menjadi viral di media sosial saat mengarahkan petugas PPKM Mikro.

Kata-kata Wali Kota Lubuklinggau itu terjadi saat apel pelaksanaan PPKM Pengetatan dihalaman Masjid Agung As-salam, Kota Lubuklinggau.

Dalam arahannya, Wali Kota Nanan minta kepada aparat yang bertugas hanya membubarkan kerumunan bukan pedagang atau dagangannya saja.

Sambutannya itu pun langsung viral di media sosial hingga direpost akun instagram lambe turah.

Dilansir dari Tribun Sumsel, Nanan mengungkapkan sejak dulu dirinya sudah memahami karakter para pedagang yang berjualan di Lubuklinggau.

"Ada pengalaman dahulu ketika pemindahan pasar banyak sekali yang terdampak (pedagang) ," kata Nanan pada Tribunsumsel.com, Rabu (14/7/2021).

Sejak awal pandemi Covid-19, dirinya memang sudah banyak mendapat keluhan dari masyarakat terutama pedagang berkaitan dengan penghasilan mereka.

"Mereka tidak ditertibkan saja sudah nurun penghasilannya, apalagi ditertibkan (penghasilannya tambah menurun lagi)," ungkapnya.

Menurutnya, pemerintah saat ini belum mampu memberikan solusi agar mereka tak berjualan.

Baca juga: Cerita Horor Kuntilanak Nongkrongin Plafon Rumah Risa Saraswati di Bandung

Baca juga: Biaya Rapid Test Antigen dan Swab PCR di Labkesda Kota Jambi Makin Murah

"Kalau memang kita (pemerintah) mampu memberikan bantuan kepada pedagang satu bulan tidak usah dagang lagi, kita bisa kondisikan, tapi nyatanya belum bisa," ujarnya.

Nanan menyebutkan, para pedagang itu kini hanya mencari uang hanya untuk sekedar bisa makan bukan untuk kekayaan dalam kondisi seperti sekarang ini.

"Disisi lain banyak juga yang salah mengartikan saja, kita ini sekarang lagi pandemi, disisi lain kita diminta ekonomi jalan, disisi lain kita harus mampu menangani pandemi ini," katanya.

Kesimpulannya sekarang di Kota Lubuklinggau, meski PPKM Pengetatan tetap mempersilahkan mereka jualan dengan pembeli satu dua orang asal tetap  menjalankan protokol kesehatan (prokes) .

"Tapi disisi lain (penegakan peraturan) jangan pula pedagangnya yang dimarahi dan sebagainya, karena sekarang berjualan hanya untuk makan," ulangnya.

SUMBER: Tribun Sumsel

Baca juga: Kritik Pemerintah Soal Penyemprotan Disinfektan ke Jalan Raya, dr Tirta: Ban Apa yang Hilang? Bansos

Baca juga: Ramalan Zodiak Harian 15 Juli 2021 Lengkap Rencana Aries Tertunda, Gemini Tetap Fokus

Sumber: Sriwijaya Post
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved