Breaking News:

Kasus Proyek Jembatan Fiktif: Mantan Pj Kades Seponjen Ditahan Kejari Muarojambi

Kasus pembangunan jembatan fiktif di Seponjen, Kecamatan Kumpe Ilir, Kabupaten Muarojambi memasuki babak baru.

Penulis: Hasbi Sabirin | Editor: Teguh Suprayitno
tribunjambi/hasbi sabirin
Mantan Pj Kades Seponjen Resmi Ditahan Kejari Muarojambi Atas Kasus Pembangunan Jembatan Fiktif 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Kasus pembangunan jembatan fiktif di Seponjen, Kecamatan Kumpe Ilir, Kabupaten Muarojambi memasuki babak baru.

Mantan Pj Kades Seponjen resmi ditahan Kejaksaan Negeri Muarojambi, Kamis (15/7/2021).

Hal ini diungkapkan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Muarojambi Meilinda melaui Kasi Intelijen, Ahmad Fauzan.

Sebelumnya Pj Kades berisial RN (43) itu, ditetapkan sebagai tersangka pembangunan jembatan fiktif dari Dana Desa tahun 2019, senilai ratusan juta rupiah.

Kini RN sudah ditetapkan sebagai terdakwa dan sudah naik pelimpahan tahap dua.

"Terhadap tersangka sudah masuk pelimpahan tahap dua dari penyidik pidsus ke penuntut umum, tersangka juga ditahan berserta barang bukti seperti dokumen dan sejumlah uang," ujar kata Ahmad Fauzan.

Pantauan Tribunjambi.com di lapangan, tersangka dititipkan pihak Kejaksaan Negeri Muarojambi di rumah tahanan Polres Muarojambi dan menggunakan rompi tahananan berwarna merah.

Tersangka akan dititipkan di rumah tahanan Polres Muarojambi selama dua puluh hari ke depan, menjelang pelimpahan pada persidangan di Tipikor Jambi.

"InsyaAllah Senin depan tersangka ini akan segera disidangkan, saat ini kita juga tengah menyiapkan berkas persidangan diserahkan ke pengadilan Tipikor Jambi," tutupnya.

Baca juga: Berbahaya, Dalam Sehari 51 Warga Bungo Positif Covid-19

Baca juga: Tiga Hari Hilang dari Rumah, Hartati Ditemukan Tewas di Belakang Rumah Potong Hewan

Baca juga: Kasus Covid-19 di Kota Jambi Melonjak di Tengah PPKM Mikro, Apa Sebabnya?

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved