VIDEO PPKM di Kota Jambi Berimbas ke Operasional Mal, Jumlah Pengunjung Berpengaruh Signifikan

Terlebih dengan tutupnya sektor non esensial yaitu pukul 17.00 WIB, lalu sektor esensial boleh dibuka hingga pukul 20.00 namun bersyarat.

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Penerapan PPKM di mal pada status Kota Jambi level empat Covid-19 memiliki pengaruh tersendiri.

Lippo Plaza Jambi, dan Transmart Jambi memiliki caranya sendiri untuk menyiasati hal tersebut.

Terlebih dengan tutupnya sektor non esensial yaitu pukul 17.00 WIB, lalu sektor esensial boleh dibuka hingga pukul 20.00 namun bersyarat.

Syaratnya melakukan pelayanan take away, atau jika kuliner tidak konsumsi ditempat.

Farhan Fadhory, Marketing Communication Section Head Lippo Plaza Jambi mengatakan pengaruhnya sangat signifikan terhadap jumlah pengunjung.

Sebelum PPKM diterapkan, Lippo Plaza Jambi buka selama 11 jam perhari.

Lalu saat ini bukanya hanya 7 jam. Kemudian hanya menerima delivery sampai pukul 20.00 WIB.

Sehingga ada pengurangan sekitar 15 hingga 20 persen pengunjung.

Angka tersebut baru keluar setelah baru satu hari, yaitu Sabtu (10/07/2021) ditetapkan sistem tersebut.

"Karena kita mengikuti arahan pemerintah, programnya 10 hari kedepan. Jadi kita coba analisa terlebih dahulu kondisi sekarang ini," jelas dia.

Kondisi tersebut akan dianalisa untuk melakukan treatment yang tepat.

Walaupun demikian, nantinya tenant-tenant akan diberi suatu previllage tambahan.

Sedangkan saat ini, semua tenant di Lippo Plaza Jambi telah memiliki pelayanan delivery.

"Sudah bisa pakai ojol, ada delivery service juga selama PPKM ini. Dan mereka juga sudah memberitahu customer bahwa kondisi sekarang, di atas jam lima harus take away," ungkap dia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved