Breaking News:

Kasus Suap Ketok Palu

Pengacara Cornelis Buston Ajukan Kontra Memori Kasasi, Bersikukuh Rp100 Juta Murni Pinjaman

Berita Jambi-Tim pengacara Cornelis Buston akhirnya mengajukan kontra memori kasasi terhadap kasasi yang diajukan jaksa KPK, Senin (12/7/2021)

Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Nani Rachmaini
Tribunjambi/dedy nurdin
Suasana sidang pembacaan putusan Cornelis Buston CS 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Tim pengacara Cornelis Buston akhirnya mengajukan kontra memori kasasi terhadap kasasi yang diajukan jaksa KPK, Senin (12/7/2021). Juru bicara Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jambi, Yandri Roni saat dikonfirmasi membenarkan informasi tersebut.

"Benar. Yang mengajukan kasasi penuntut umum dari KPK, yang mengajukan kontra memori kasasi adalah pengacara Cornelis Buston, yang mana intinya tetap seperti awal," jelasnya.

Seperti awal yang dia maksud adalah, bahwa pihak Cornelis Buston tetap bersikukuh uang tersebut dipinjam dari saksi Kusnindar (Anggota DPRD Provinsi Jambi 2014-2019) bukan uang ketok palu.

Sementara, dalam persidangan, saksi Kusnindar menyebut uang yang dipinjamkan kepada Cornelis Buston merupakan bagian dari uang ketok palu yang dipegang oleh saksi Kusnindar untuk dibagikan kepada anggota DPRD Provinsi Jambi periode tersebut.

"Untuk selanjutnya nanti lembaga peradilan di tingkat kasasi untuk mengadilinya, dikarenakan salah satu pihak masih ada yang tidak puas dengan putusan, baik di tingkat pertama maupun putusan di tingkat banding," jelas Yandri.

Sebelum ini, pengacara Cornelis Buston, Herri Najib mengatakan, upaya kasasi yang dilakukan masih mengenai uang Rp 100 juta yang disebut diterima oleh Cornelis Buston sebagai uang suap ketok palu tahun 2018.
Menurut Herri Najib, uang itu murni pinjaman.

"Uang itu tidak berkaitan sama sekali dengan ketok palu, murni pinjaman," kata Herri Najib ditemui di Pengadilan Negeri Jambi, beberapa waktu lalu.

Dalam putusan Pengadilan Tinggi tingkat banding yang dibacakan pada 4 Juni 2021, pengadilan tingkat banding memutuskan menguatkan putusan Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Jambi Nomor 26/Pid.Sus-TPK/2020/PN. Jmb tanggal 23 Maret 2021.

Serta menyatakan agar Cornelis Buston tetap berada dalam tahanan. Sebelumnya Cornelis Buston dihukum bersalah dalam kasus dugaan tindak pidana suap pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2018.

Cornelis Buston kala itu dihukum dengan pidana penjara. Selama 5 tahun dan 6 bulan. Denda 500 juta subsider tiga bulan kurungan penjara.

Ia juga dihukum membayar uang pengganti senilai 100 juta rupiah, subsider satu bulan kurungan penjara.
(Tribunjambi.com/ Mareza Sutan A J)

Baca juga: Gagal Banding di Pengadilan Tinggi, Cornelis Buston Ajukan Kasasi

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved