Breaking News:

Berita Tanjabtim

Pemkab Sabak Barat Tegaskan Tak Segan Bubarkan Paksa Keramaian yang Tak Sesuai Aturan

Berita Tanjabtim-Camat Sabak Barat Arie Julian Saputra mengatakan, sesuai dengan instruksi Mendagri pusat perbelanjaan harus melakukan pembatasan

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Nani Rachmaini
TRIBUNJAMBI/ABDULLAH USMAN
Ilustrasi rumah makan di Tanjabtim 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Camat Muara Sabak Barat tekankan masyarakat untuk tingkatkan protokol kesehatan, Senin (12/7/2021).

Ini sesuai instruksi Menteri Luar Negeri (Mendagri) Nomor 11 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro.

Camat Sabak Barat Arie Julian Saputra mengatakan, sesuai dengan instruksi Mendagri pusat perbelanjaan harus melakukan pengaturan pembatasan jam operasional sampai dengan pukul 20.00 WIB. Sementara kegiatan restoran, seperti makan dan minum di tempat sebesar 25 persen.

"Untuk layanan makanan melalui pesan antar atau dibawa pulang tetap diizinkan sesuai dengan jam operasional restoran dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat," ujarnya.

Jika ada pusat perbelanjaan dan rumah makan yang berani melanggar porkes, maka pihaknya yang bekerjasama dengan Polri, TNI dan Satpol-PP tidak segan-segan untuk membubarkannya secara paksa.

Apalagi angka Covid-19 di Kecamatan Muara Sabak Barat masih tinggi dan berada zona merah, jadi pihaknya punya hak untuk membubarkannya.

"Alasan kami jika ada kerumunan di pusat perbelanjaan dan rumah makan itu tepat, karena angka Covid-19 itu belum turun, sehingga kami punya hak untuk melakukan pembubaran secara paksa," pungkasnya. (usn)

Baca juga: Bandara Sultan Thaha Terapkan Aturan Baru Wajib Sertakan Sertifikat Vaksin

Baca juga: PPKM Mikro Kota Jambi Diperketat, Ini Daftar Aturan Keramaian dan Sekolah di Kota Jambi

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved