Breaking News:

Liputan Khusus

Food Estate di Provinsi Jambi Bakal Garap 6.000 Hektare di Tiap Kabupaten Pelaksana

Program food estate di Provinsi Jambi akan dilakukan di empat kabupaten. Masing-masing kabupaten diperkirakan akan menyediakan 6.000 ha

Editor: Deddy Rachmawan
ist
Presiden Jokowi dan Prabowo tinjau lumbung pangan baru (BPMI) 

TRIBUNJAMBI.COM – Program food estate di Provinsi Jambi akan dilakukan di empat kabupaten.

Masing-masing kabupaten diperkirakan akan menyediakan 6.000 ha untuk program ketahanan pangan ini.

Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan Provinsi Jambi Akhmad Maushul menyebut untuk tiga kabupaten kecuali Merangin, luasan lahan yang akan dijadikan proyek lumbung pangan ini kurang lebih 6.000 hektare.

Ia memerinci, di Kabupaten Tanjung Jabung Timur kecamatan yang diusulkan untuk food estate adalah Nipah Panjang, Berbak, Muara Sabak Timur, Dendang dan Sadu.

Itu akan dibagi menjadi dua kluster, komoditas unggulan berupa padi.

Untuk Kabupaten Tanjung Jabung Barat, akan ditempatkan di Kecamatan Batang Asam, Pengabuan dan Senyerang. Juga dibagi dalam dua kluster dengan komoditas unggulan padi.

Sedangkan di Kabupaten Muarojambi, berada di Kecamatan Kumpeh Ulu, Kumpeh, Sekernan, Muaro Sebo,  Jaluko dan Kecamatan Taman Rajo. Ia bilang food estate akan membantu petani dari hulu hingga hilir.

"Di mana nanti yang kurang di situ dibantu, kalau hulunya kurang seperti sarpras (sarana prasarana), bibit itu disupport kementerian," sebutnya.

Kata dia pada bagian hilir, akan dibentuk korporasi petani.

Gambarannya adalah berupa  gabungan dari gapoktan yang ada di kabupaten. Korporasi petani inilah nantinya yang diharap akan membeli padi petani sehingga harga tetap stabil.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved