Breaking News:

Tanjab Timur Pemasok Beras

Tanjung Jabung Timur Menjadi Kabupaten Pertama Menjadi Pemasok Beras dan Buah

Berita Tanjab Timur - Tanjung Jabung Timur memasok beras asli hasil panen petani lokal, untuk Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Rahimin
tribunjambi/abdullah usman
Hamparan pertanian padi di Kecamatan Geragai Kabupaten Tanjab Timur. Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur memasok beras asli hasil panen petani lokal, untuk bantuan pangan non tunai (BPNT). 

Tanjung Jabung Timur Menjadi Kabupaten Pertama Menjadi Pemasok Beras dan Buah

 TRIBUNJAMBI COM, MUARA SABAK - Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur memasok beras asli hasil panen petani lokal, untuk bantuan pangan non tunai (BPNT).

Untuk diketahui, selama ini beras petani lokal Tanjab Timur hanya di pasok untuk kebutuhan ASN yang menghabiskan sekitar 36 ton per bulan. 

Kemudian pasokan beras untuk BPNT sampai dengan Juni 2021 lalu sudah mencapai 307 ton. Artinya, rata-rata beras petani yang terserap untuk BPNT sekitar 50 ton per bulan.

Kepala Bagian Sumber Daya Alam Setda Tanjab Timur Muhammad Awaluddin mengatakan, dalam hal ini Pemkab Tanjabtim bekerjasama dengan Bulog dan Kementerian Sosial (Kemensos) termasuk BRI sebagai operator e-Warung yang ada di Tanjabtim.

"Kerja sama itu adalah dalam rangka program BPNT yang dapat menjadi peluang yang baik bagi petani dan UMKM. Di mana, produk-produk hasil petani di Kabupaten Tanjabtim dijadikan produk yang disediakan oleh e-warung untuk masyarakat penerima manfaat," katanya.

Ia bilang, baru Pemkab Tanjab Timur yang memiliki inovasi dan inisiatif memasok produk lokal untuk BPNT di Provinsi Jambi ini, bahkan di seluruh Indonesia.

Selain beras, Pemkab Tanjab Timur juga ada memasok buah-buahan produk asli petani, seperti melon dan nanas.

"Untuk melon sampai dengan bulan Juni, ada sebanyak 9 ton lebih yang sudah tersalurkan, dan buah Nanas 1,5 ton,"  katanya.

Jadi, katanya, program BPNT atau Bantuan Pangan Non Tunai di Kabupaten Tanjab Timur sudah sesuai dengan harapan presiden, yaitu selain bermanfaat bagi masyarakat penerima manfaat, juga dapat menggerakkan roda perekonomian di desa.

"Ke depan harapannya, semoga inovasi ini dapat ditingkatkan lagi baik daerah layanan ataupun keragaman produk yang dijual, seperti hasil perikanan dan peternakan rakyat," pungkasnya.(tribun jambi/abdullah usman)

Jemput Padi ke Sawah, Warga Teluk Rendah Pasar Dikeroyok Sekelompok Pemuda, Wajah Sampai Memar

Plt Bupati Merangin Sebut Seperti Mimpi Saat Anak Didiknya Al Haris Jadi Gubernur Jambi

Hari Pertama PPKM Mikro Diperketat, Satpol PP Kota Jambi Segel Beberapa Tempat Usaha

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved