Berita Nasional

NASIB 8 Petugas Dishub yang Kepergok Ngopi di Warkop saat PPKM Darurat, Dipecat Anies Baswedan

Dalam video viral itu, 8 petugas Dishub DKI Jakarta itu sedang kedapatan santai membuka masker, merokok, sembari menyeruput kopi di sebuah warung.

Dionisius / Tribun Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat ditemui di Polda Metro Jaya, Selasa (17/11/2020). 

TRIBUNJAMBI.COM - Buntut dari 8 petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang kedapatan nongkrong di warung saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, berakhir dengan pemecatan.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, secara sah mencopot 8 petugas Dinas Perhubungan itu.

Melansir dari Kompas.com, pemecatan 8 petugas Dishub DKI Jakarta ini berawal dari viralnya video yang tersebar di media sosial.

Dalam video viral itu, 8 petugas Dishub DKI Jakarta itu sedang kedapatan santai membuka masker, merokok, sembari menyeruput kopi di sebuah warung.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Tribunnews.com)

Suara perekam video pun terdengar kesal karena lapaknya dibubarkan aparat pemerintahan dengan alasan PPKM Darurat.

Tetapi petugas Dishub malah nongkrong saat PPKM Darurat berlangsung.

"Kemarin ada dagangan kita disemprot-semprot (disinfektan) juga, dari Dishub juga (ikut membubarkan)," kata perekam video itu.

Menanggapi kejadian itu, Anies Baswedan, dengan tegas meminta petugas atau jajarannya yang tak mau berdedikasi untuk segera keluar atau mundur dari pekerjaannya itu.

Bila tidak, Pemprov DKI Jakarta sendiri pun akan memecat petugas tanpa dedikasi.

Hal ini ia sampaikan agar saat upacara pencopotan 8 anggota PJLP Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang terbukti melanggar ketentuan PPKM Darurat, di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Jumat (9/7/2021).

Baca juga: Tindakan Tegas Anies Baswedan Bagi Warga yang Langgar PPKM Darurat, Kini Pecat 8 Pegawai Dishub

Baca juga: Anies Baswedan Marah Saat Ibu Hamil Masih WFO, Denny : Pencitraan Boleh, Tapi Mbok ya Tepat Sasaran

Baca juga: Anies Baswedan Marah-marah di Perusahaan Asuransi Jiwa, Denny Siregar: Pencitraan Sih Oke-oke Aja

"Rombongan yang tidak berdedikasi, silakan keluar dari barisan. Bila tidak mundur, kami yang menghentikan," ujar Anies dikutip Grid.ID dari Tribunnews.com.

"Ini (pemecatan) adalah salah satu tindakan yang dilakukan untuk memastikan bahwa barisan di DKI Jakarta lurus, tegak, menegakan seluruh aturan yang ada," lanjutnya.

Berdasarkan hasil dari pemeriksaan internal Dishub DKI, 8 anggota PJLP Dishub itu juga mengakui mereka memang melakukan hal tersebut.

Karenanya, unsur untuk bisa dijatuhi sanksi berat berupa pemutusan hubungan kerja, per tanggal 9 Juli 2021, pun terpenuhi.

Halaman
12
Sumber: Grid.ID
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved