Breaking News:

Penjual Surat PCR Palsu di Medsos Ditangkap, Ternyata Ini Pelakunya

Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat mengatakan, dalam perannya para oknum penjual surat Swab PCR Palsu itu kerap memasarkannya melalui media sosial.

Editor: Teguh Suprayitno
TribunJakarta/Ega Alfreda
Polda Metro Jaya mengungkap kasus penjual Surat Swab PCR Palsu via di media sosial 

TRIBUNJAMBI.COM - Banyak orang yang memanfaatkan pandemi Covid-19 untuk mengeruk keuntungan pribadi.

Bahkan ada yang menjual surat hasil tes PCR palsu untuk mendapatkan keuntungan.

Diketahui surat itu ditawarkan lewat media sosial dengan harga Rp 100 ribu.

Beruntung, kini pelaku diringkus polisi.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat mengatakan, dalam perannya para oknum penjual surat Swab PCR Palsu itu kerap memasarkannya melalui media sosial khusus.

Dengan surat PCR palsu itu, kata Tubagus para customernya bisa mendapatkan surat hasil swab negatif tanpa menjalani proses pemeriksaan terlebih dahulu.

"Caranya mereka menawarkan ini melalui media sosial, orang memesan, yang dengan surat ini dia bisa melakukan (berkegiatan) seolah-olah dirinya negatif Covid-19, padahal belum tau," ujar Tubagus kepada wartawan, Jumat (9/7/2021).

Hal ini dilakukan oknum itu karena menurut Tubagus, saat ini setiap keperluan seperti perjalanan jauh hingga pertemuan rapat harus menyertakan surat keterangan negatif Swab PCR.

Tubagus meyakini, para oknum itu melihat adanya celah untuk melakukan tindakan yang tidak bertanggung jawab ini.

Padah menurutnya, tindakan yang dilakukan ketiga kelompok oknum penjual surat swab palsu itu malah menghambat penanganan Covid-19 di Indonesia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved