SE Kemenag Pusat, Salat Idul Adha di Wilayah Zona Merah Ditiadakan

Untuk pelaksanaan di Kota Jambi sendiri, Jepni, Kabid Urusan Agama Islam (Urais) Kemenag Kota Jambi, menyatakan pihaknya akan mengikuti sesuai dengan

Tribunjambi/Rohmayana
Warga Kota Jambi melaksanakan salat Idul Adha 1441 H dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pelaksanaan Hari Raya Idul Adha akan dilaksanakan secara berbeda-beda menurut zona penyebaran Covid-19 di daerah masing-masing.

Untuk pelaksanaan di Kota Jambi sendiri, Jepni, Kabid Urusan Agama Islam (Urais) Kemenag Kota Jambi, menyatakan pihaknya akan mengikuti sesuai dengan keadaan zona penyebaran Covid-19 di Kota Jambi.

Ia pun menjelaskan, hal ini sesuai dengan surat edaran (SE) nomor 16 tahun 2021, Menteri Agama, tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Malam Takbiran, Salat Idul Adha, dan Pelaksanaan Kurban 2021 di Luar Wilayah PPKM Darurat.

"Kita akan ikuti sesuai dengan hasil zonasi saat Hari Raya Idul Adha. Untuk pelaksanaan Salat Idul Adha sendiri dapat dilaksanakan apabila berada di zona hijau dan kuning. Untuk ketika zona merah atau orens, maka ditiadakan," ungkapnya, Rabu (7/7/2021).

Ia pun mengatakan nantinya tetap ada izin dari Satgas Covid-19 Kota Jambi untuk pelaksanaan salat Idul Adha.

Kemudian ia juga mengatakan khutbah pada saat Salat Idul Adha berdurasi maksimal 15 menit.

"Tetap mengenakan masker dan menerapkan prokes yang ada. Untuk durasi khutbah maksimal 15 menitlah," ujarnya.

Lalu dirinya pun menjelaskan tentang jamaah yang boleh mengikuti salat Idul Adha adalah jamaah berusia 18-59 tahun.

"Mereka harus kondisi sehat, tidak jalani isolasi mandiri, dan tidak dari luar kota," ulasnya.

Sementara itu ia juga menjelaskan teknis saat pemotongan hewan kurban. Dari SE yang ia bacakan, pemotongan hewan kurban dilakukan di Rumah Pemotongan Hewan Ruminasia (RPH-R).

"Menerapkan jaga jarak fisik antar petugas pada saat melakukan pemotongan, pengulitan, pencacahan, dan pengemasan daging," jelasnya.

Dikatakannya pula nantinya daging akan didistribusikan oleh petugas ke rumah warga yang berhak.

"Petugas yang mendistribusikan daging kurban wajib menerapkan prokes. Kemudian menggunakan sarung tangan untuk meminimalkan kontak fisik dengan penerima," tandasnya.

Baca juga: STREAMING Pelantikan Gubernur Jambi Al Haris dan Abdullah Sani di Istana Negara

Baca juga: Vicky Prasetyo Terancam Dibui, Sang Ibu Sampai Menangis Memohon Pada Angel Lelga Ampuni Putranya

Baca juga: Jadwal Euro 2020 Nanti Malam Inggris vs Denmark, Lengkap dengan Link Live Streamingnnya

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved