Breaking News:

Niat Ingin Divaksin, Pria Ini Malah Ditahan Setelah Marah-marah

Orang tersebut memprotes kenapa Kelurahan Mungku Baru hanya dijatah 90 orang saja, hingga saat itu dia mengamuk dan merusak alkes milik tim medis

Editor: Deddy Rachmawan
TRIBUNJAMBI
Ilustrasi. Petugas menyuntikkan vaksin. Di Medan terjadi dugaan jual beli vaksin secara ilegal 

TRIBUNJAMBI.COM -  Pria ini niatnya sih baik. Ingin turut divaksin Covid-19.

Namun niat baiknya tenggelam oleh emosinya lantaran tidak kebagian jatah vaksin.

Walhasil pria warga Kecamatan Rakumpit, Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah ini mengamuk dan merusak alat kesehatan, Senin (5/7) siang.

Camat Rakumpit William menuturkan, vaksinasi dilakukan dengan metode jemput bola.

Vaksin massal dilaksanakan di Kelurahan Bukit Sua dengan target 60 orang. Jumlah itu dibagi untuk warga dua kelurahan.

Tiap kelurahan mendapat jatah 30 orangh.

Yakni warga Kelurahan Bukit Sua berjumlah 30 dan Kelurahan Mungku Baru 30 orang.

"Orang tersebut memprotes kenapa Kelurahan Mungku Baru hanya dijatah 90 orang saja, hingga saat itu dia mengamuk dan merusak alkes milik tim medis di lokasi tersebut," ungkap William.

Kata William, oknum warga yang ditahan tersebut memang sering membuat onar di kampung.

"Efek dari kejadian tersebut, tentunya mengakibatkan petugas medis trauma sehingga penjemputan bola di daerah setempat akan dipusatkan Ke Kelurahan Pager Kecamatan Rakumpit saja," kata dia.

Baca juga: BREAKING NEWS Dua RT di Bahar Selatan Lock Down Setelah Belasan Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19

Baca juga: 2500 Orang Jadi Korban Vaksin Covid-19 Palsu, Pelaku Nekat Buat Vaksin dari Air Garam

Baca juga: Cara Download Sertifikat Vaksinasi Covid-19 di pedulilindingi.id

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengamuk karena Tak Dapat Jatah Vaksin, Seorang Warga Ditahan",

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved