Breaking News:

Berita Batanghari

Ketersediaan Hewan Kurban di Batanghari Masih Stabil, H-1 Jelang Idul Adha Bakal Dicek Petugas

Pelaksanaan monitoring ketersediaan hewan kurban yakni dilevel pedagang di delapan kecamatan se Kabupaten Batanghari. Serta sejumlah peternak lokal di

Penulis: A Musawira | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Wira
Ketersediaan hewan kurban menjelang hari raya kurban atau Idul Adha 1442 Hijriah di Kabupaten Batanghari. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Petugas di Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan di Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Batanghari mulai melaksanakan monitoring ketersediaan hewan kurban menjelang Idul Adha 1442 Hijriah.

Pelaksanaan monitoring ketersediaan hewan kurban yakni dilevel pedagang di delapan kecamatan se Kabupaten Batanghari. Serta sejumlah peternak lokal di wilayah Kabupaten Batanghari.

Kepala Bidang Perternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Batanghari, Yannofa mengatakan ketersediaan hewan kurban yang tersebar didelapan kecamatan diketahui ada empat jenis hewan diantaranya sapi, kerbau, kambing dan domba.

Kata dia, data sementara ketersediaan sapi ada sekira 874 ekor, kerbau 234 ekor, kambing 755 ekor dan domba empat ekor.

“Ini hasil data sementara ada kemungkinan bertambah menjelang hari raya kurban,” kata Yannofa selaku Kepala Bidang Perternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Batanghari, Rabu (7/7/2021).

Dikatakan dia, data ini didapatkan dilevel pedagang belum dilevel petani dan juga belum ditambah dillevel perorangan.

“Jelasnya menjelang hari raya kurban pada H-3 sampai H-1 kita lakukan pemantauan dan pada H-1 dilakukan pengecekan kesehatan hewan di masjid disetiap kecamatan dan desa,” ujarnya.

Sejauh ini, baru ketersediaan hewan kurban yang ada. Stoknya masih tetap stabil berdasarkan pengalaman tahun-tahun belakangan ini.

“Pemeriksaan kesehatan hewan kita tidak melakukan penyuntikan lagi, kalau hewan tersebut sudah kelihatan ada penyakit yang sifatnya akut dan cacat, pastinya sudah kita tolak,” pungkasnya.

Baca juga: Retribusi Pasar di Tanjabtim Baru Capai 45 Persen, Ini Penyebabnya

Baca juga: Al Haris dan Abdullah Sani Dilantik Jadi Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi, Ini Harapan Wabup Bungo

Baca juga: Venti Figianti Ngotot Ceraikan Kiwil, Rohimah dan Eva Belisima Beri Fakta Heboh: Yang di Cianjur?

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved