Kisah SAD di Jambi

Kisah Farel, Bocah Suku Anak Dalam Jambi yang Selalu Juara Kelas di Sekolah & Bermimpi Jadi Tentara

Farel, saat ini duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP), mengenyam pendidikan di MTS Mahdaliyah yang berlokasi di Arizona, Kota Jambi.

Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Andreas Eko Prasetyo
Kolase/Tribunjambi.com
Farel Bocah SAD yang bermimpi ingin menjadi Prajurit TNI 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Profesi menjadi seorang Tentara Nasional Indonesia (TNI) merupakan idaman banyak orang di Indonesia, tak terkecuali bagi mereka yang tinggal di pedalaman Provinsi Jambi.

Seperti halnya impian yang didambakan oleh Farel, bocah Suku Anak Dalam (SAD) yang bermukim di Medak yang merupakan wilayah Sumatera Selatan dan lokasinya berbatasan dengan Kabupaten Muarojambi, Provinsi Jambi.

Farel, saat ini duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP), mengenyam pendidikan di MTS Mahdaliyah yang berlokasi di Arizona, Kota Jambi.

Meski masih terbilang bocah di usai anak SMP sederajat ini, mimpi menjadi anak buah dari Jenderal TNI Andika Perkasa bukanlah hal yang mustahil baginya.

Mimpi itu pun ingin digapai Farel dengan usaha yang bisa dikatakan cukup berat. 

Pasalnya, ia harus terpisah jauh dari orangtuanya di usia yang masih sangat muda demi mendapatkan pendidikan.

Dari pendidikan yang ia dapat, nanti akan menjadi bekal untuk dirinya bisa menjadi seorang prajurit TNI.

Farel Bocah SAD yang bermimpi ingin menjadi TNI
Farel Bocah SAD yang bermimpi ingin menjadi TNI (Capture Youtube Tribunjambi.com)

Bahkan, ilmu yang didapat Farel bisa membanggakan orangtuanya untuk saat ini, karena ia berhasil menjadi juara kelas.

Modal itulah yang diharapkan Farel kedepannya untuk menggapai mimpi yang diinginkannya. 

Mungkin banyak anggapan orang, bahwa Suku Anak Dalam (SAD) merupakan kelompok orang yang tertinggal yang memilih hidup di dalam hutan saja.

Namun saat ini, Suku Anak Dalam sudah sedikit modern, sehingga mereka kini bisa memiliki mimpi sukses di kota, bahkan mungkin ibukota.

Kisah Farel ini didapat Tribunjambi.com saat berkunjung ke daerah Medak yang merupakan wilayah Sumatera Selatan, wilayahnya dari Kota Jambi cukup memakan waktu.

Jarak tempuh dari Kota Jambi ke perkampungan SAD ini sekitar 3 jam. Durasi waktu 2 jam dari Kota Jambi ke perbatasan Muarojambi dengan perjalanan darat, selanjutnya 1 jam dari perbatasan Muarojambi ke perkampungan SAD melalui jalur sungai dengan menggunakan kapal ketek dan akhirnya sampailah di perkampungan yang berada di pinggir sungai itu.

Di perkampungan ini, Suku Anak Dalam sudah sedikit modern. Mereka sudah mengenakan baju layaknya beragam model, tinggal di rumah permanen dan telah mengunakan Bahasa Melayu Jambi untuk bercakap.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved