Breaking News:

Ini Skenario Paling Buruk Pemerintah jika Kasus Covid-19 Harian Tembus 40.000

Pemerintah telah menyiapkan skenario terburuk saat kasus harian positif Covid-19 di Indonesia telah mencapai 40.000.

Editor: Teguh Suprayitno
Instagram @luhut.pandjaitan
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan 

Ini Skenario Paling Buruk Pemerintah jika Kasus Covid-19 Harian Tembus 40.000

TRIBUNJAMBI.COM - Pemerintah telah menyiapkan skenario terburuk saat kasus harian positif Covid-19 di Indonesia telah mencapai 40.000.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengakui jika pemerintah telah menyiapkan sejumlah langkah untuk menghadapi skenario terburuk pandemi Covid-19.

Langkah itu disiapkan mengingat laju penambahan kasus virus corona di Indonesia terus meningkat tajam dan diprediksi masih akan terjadi peningkatan dalam beberapa waktu ke depan.

"Kita sudah hitung worst case scenario. (Jika) lebih dari 40.000 (kasus dalam sehari) bagaimana suplai oksigen, bagaimana suplai obat, bagaimana suplai rumah sakit, sudah kami hitung," ujar Luhut dalam konferensi pers yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (6/7/2021).

Untuk menambah jumlah fasilitas kesehatan, Pemerintah melakukan pengalihan sejumlah bangunan menjadi rumah sakit darurat, misalnya, Asrama Haji di Jakarta Timur dan rumah sakit-rumah sakit milik TNI-Polri di berbagai daerah.

Sementara kebutuhan oksigen, Luhut menyebut, pemerintah memastikan stoknya mencukupi, bahkan jika kasus Covid-19 bertambah 60.000-70.000 dalam sehari.

Luhut mengakui bahwa beberapa waktu lalu sempat terjadi kekurangan suplai oksigen untuk kebutuhan medis.

Baca juga: Pasien Covid-19 di Indonesia Melonjak 352 Persen, Pemerintah Terpaksa Impor Tabung Oksigen

Namun, dalam 2-3 hari terakhir pemerintah telah menambah stok oksigen yang didatangkan dari berbagai wilayah seperti Morowali, Cilegon, hingga Batam.

Ke depan, penggunaan oksigen akan diprioritaskan untuk pasien Covid-19 yang membutuhkan perawatan intensif.

Sementara itu, pasien yang bergejala ringan akan diarahkan untuk menggunakan oksigen konsentrator.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved