Breaking News:

Ekonomi Jambi

LJK Jambi Bertahan Selama Pandemi, Kondisi BPR dan Perusahaan Leasing di Jambi Masih Stabil

Berita Bisnis Jambi-Pandemi covid-19 berdampak pada seluruh sektor, tak terkecuali di bidang keuangan seperti BPR..

Penulis: Vira Ramadhani | Editor: Nani Rachmaini
Vira Ramadhani/tribunjambi
Kantor OJK Jambi 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pandemi covid-19 berdampak pada seluruh sektor, tak terkecuali di bidang keuangan seperti BPR dan perusahaan pembiayaan atau leasing.

Yudha Nugraha Kurata Kepala OJK Jambi melalui Tri Reswanti, Kepala Bagian Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan (LJK) mengatakan, Industri Jasa Keuangan Jambi seperti BPR dan Perusahaan Pembiayaan atau Leasing di Jambi mampu bertahan selama pandemi tahun lalu, dan kondisinya pun mulai membaik.

“Kinerja BPR sejauh ini untuk pertumbuhannya tumbuh postif dibanding tahun lalu. Pertumbuhannya pun sedikit jauh lebih baik dibanding beberapa daerah lain. Namun, untuk sebelum pandemi memang masih melambat,” ujarnya melalui sambungan Telepon, Senin (5/7/2021).

“Posisi Mei 2020 kredit masih tumbuh di kisaran 2,04%, sedangkan di posisi Mei 2021, kita tumbuh hanya 1,40%. Yg artinya pertumbuhan kreditnya melambat,” tambahnya.

Di Jambi sendiri Angka pertumbuhannya tidak seperti tahun tahun-tahun sebelumnya dan juga untuk rasio NPL nya mengalami peningkatan, karena sebagian besar debiturnya terdampak covid.

Dikatakannya, Secara pengawasan  kinerja BPR Jambi masih normal, bisa dikatakan stabil. Secara keseluruhan pun tumbuh baik, tumbuh positif.

“Untuk jumlah BPR di Jambi sebanyak 19, sama seperti tahun lalu,” katanya.

Sementara itu, Untuk perusahaan pembiayaan di Jambi juga mampu bertahan, dan mulai pulih atau membaik. Hal ini tidak terlepas dari program percepatan pemulihan ekonomi nasional, vaksinasi dan program-program pemerintah lainnya terbantu dalam proses penjualan dan pembayaran.

“Kebijakan stimulus dati OJK terhadap industri jasa keuangan juga membantu,” katanya.

Yudis, Ketua Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia Pengurus Daerah Jambi menyampaikan, Perusahaan pembiayaan di Jambi selama pandemi satu tahun lebih ini mampu bertahan, mulai bangkit serta membaik. Terlihat dari jumlah perusahaan pembiayaan yang aktif di Jambi sebanyak 37 perusahaan pembiayaan.

“Ditahun ini sepertinya akan ada tambahan perusahaan pembiayaan yang buka satu cabang,” ujarnya.

Perusahaan pembiayaan juga diharapkan membuat langkah inovatif pembiayaan dengan mengembangkan kapasitas finansial dan juga peningkatan parameter manajemen risiko.

“Contohnya untuk debitur-debitur yang mau mengajukan pembiayaan atau kredit harus benar-benar memperhatikan BI checkingnya,” ucapnya.

“Kita memiliki strategi mitigasi resiko yang baik untuk dapat bertahan di era pandemi ini,” pungkasnya. (Tribunjambi/Vira Ramadhani)

Baca berita terkait, klik OJK Jambi

Baca juga: USAI Xi Jinping Ancam Benturkan Kepala Musuh ke Baja Bila Ganggu China, Australia Justru Menantang

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved