Khazanah Islami
Kumpulan 10 Surat Pendek (Jus Amma) Lengkap Bahasa Arab, Latin dan Terjemahan
Dalam Sholat Fardu maupun Sunnah, surat-surat pendek Alquran atau bagian dari Juz Amma dibaca setelah Al Fatihah.
TRIBUNJAMBI.COM - Dalam Sholat Fardu maupun Sunnah, surat pendek Alquran atau bagian dari Juz Amma dibaca setelah Al Fatihah.
Bacaan Juz Amma sangat penting dan perlu dikuasai untuk dibaca Sholat Fardu maupun Sunnah.
Juz Amma bisa dihapal terutama yang memiliki ayat pendek misal Surat An-Nas.
Berikut bacaan 10 surat pendek tersebut dilengkapi tulisan arab, latin berserta terjemahan.
1. Surat An-Nas (114)
قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِۙ (1)
Qul A'uudzu birabbin-naas
(Katakanlah, "Aku berlindung kepada Tuhannya manusia,)
مَلِكِ النَّاسِۙ (2)
Malikinnaaas
(Raja manusia,)
اِلٰهِ النَّاسِۙ (3)
Ilaahin-naas
(sembahan manusia,)
مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ ەۙ الْخَنَّاسِۖ (4)
Min syarril waswaasil khannaas
(dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi,)
الَّذِيْ يُوَسْوِسُ فِيْ صُدُوْرِ النَّاسِۙ (5)
Al Ladzii yuwaswisu fii shuduurin-naas
(yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,)
مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ (6)
Minal jinnati wannaas
(dari (golongan) jin dan manusia.")
2. Surat Al-Falaq (113)
قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِۙ (1)
Qul A'uudzu birabbil falaq
(Katakanlah, "Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar),
مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَۙ (2)
Min syarri maa khalaq
(dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan,)
وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ اِذَا وَقَبَۙ (3)
Wa min syarri ghaasiqin idzaa waqab
(dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,)
وَمِنْ شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الْعُقَدِۙ (4)
Wa min syarrin naffaatsaati fiil 'uqad
(dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya),)
وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَ (5)
Wa min syarri haasidin idzaa hasad
(dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki.")
3. Surat Al-Ikhlas (112)
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ (1)
Qul Huwallahu Ahad
(Katakanlah (Muhammad), "Dialah Allah, Yang Maha Esa.)
اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ (2)
Allahu sh-shamad
(Allah tempat meminta segala sesuatu.)
لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ (3)
Lam yalid walam yuulad
((Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan.)
وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ ࣖ (4)
Wa lam Yakun Lahu kufuwan ahad
(Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia.")
4. Surat Al-Lahab (111)
تَبَّتْ يَدَآ اَبِيْ لَهَبٍ وَّتَبَّۗ (1)
Tabbat yadaa abii lahabiw watabb
(Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan benar-benar binasa dia!)
مَآ اَغْنٰى عَنْهُ مَالُهٗ وَمَا كَسَبَۗ (2)
Maa aghnaa 'anhumaa luhu wa maa kasab
(Tidaklah berguna baginya hartanya dan apa yang dia usahakan.)
سَيَصْلٰى نَارًا ذَاتَ لَهَبٍۙ (3)
Sayashlaa naaran dzaata lahab
(Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak (neraka).)
وَّامْرَاَتُهٗ ۗحَمَّالَةَ الْحَطَبِۚ (4)
waamra-atuhu hammaalatatal hatahab
(Dan (begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar (penyebar fitnah).)
فِيْ جِيْدِهَا حَبْلٌ مِّنْ مَّسَدٍ ࣖ (5)
Fii jiidihaa hablun min masad
(Di lehernya ada tali dari sabut yang dipintal.)
5. Surat An-Nasr (110)
اِذَا جَاۤءَ نَصْرُ اللّٰهِ وَالْفَتْحُۙ (1)
Idzaa jaa-a nashrullahi wal fath
(Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan,)
وَرَاَيْتَ النَّاسَ يَدْخُلُوْنَ فِيْ دِيْنِ اللّٰهِ اَفْوَاجًاۙ (2)
Wa ra-aitan naasa yadkhuluuna fii diinillahi afwaajaa
(dan engkau melihat manusia berbondong-bondong masuk agama Allah,)
فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُۗ اِنَّهٗ كَانَ تَوَّابًا ࣖ (3)
Fasabbih bihamdi rabbika waastaghfir-hu, innahuu kaana tawwaabaa
(maka bertasbihlah dalam dengan Tuhanmu dan mohonlah ampunan kepada-Nya. Sungguh, Dia Maha Penerima tobat.)
6. Surat Al-Kafirun (109)
قُلْ يٰٓاَيُّهَا الْكٰفِرُوْنَۙ (1)
Qul yaa ayyuhaal kaafiruun
(Katakanlah (Muhammad), "Wahai orang-orang kafir!)
لَآ اَعْبُدُ مَا تَعْبُدُوْنَۙ (2)
Laa a'budu maa ta'buduun
(aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah,)
وَلَآ اَنْتُمْ عٰبِدُوْنَ مَآ اَعْبُدُۚ (3)
Wa laa antum 'aabiduuna maa a'bud
(dan kamu bukan penyembah apa yang aku sembah,)
وَلَآ اَنَا۠ عَابِدٌ مَّا عَبَدْتُّمْۙ (4)
Walaa anaa 'aabidum(n) maa 'abadtum
(dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah,)
وَلَآ اَنْتُمْ عٰبِدُوْنَ مَآ اَعْبُدُۗ (5)
Walaa antum 'aabiduuna maa a'bud
(dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah apa yang aku sembah.)
لَكُمْ دِيْنُكُمْ وَلِيَ دِيْنِ ࣖ (6)
Lakum diinukum waliya diin
(Untukmu agamamu, dan untukku agamaku.")
7. Surat Al-Kausar (108)
اِنَّآ اَعْطَيْنٰكَ الْكَوْثَرَۗ (1)
Innaa a'thainaakal kautsar
(Sungguh, Kami telah memberimu (Muhammad) nikmat yang banyak.)
فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْۗ (2)
Fashalli lirabbika wanhar
(Maka laksanakanlah salat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah))
اِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْاَبْتَرُ ࣖ (3)
Innsyaani-aka huwal abtar
(Sungguh, orang-orang yang membencimu dialah yang terputus (dari rahmat Allah))
8. Surat Al-Ma'un (107)
اَرَءَيْتَ الَّذِيْ يُكَذِّبُ بِالدِّيْنِۗ نَۙ (1)
Ara-aital-ladzii yukadz-dzibu biddiin
(Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama?)
فَذٰلِكَ الَّذِيْ يَدُعُّ الْيَتِيْمَۙ نَۙ (2)
Fadzaalikal-ladzii yadu'-'ul yatiim
(Maka itulah orang yang menghardik anak yatim,)
وَلَا يَحُضُّ عَلٰى طَعَامِ الْمِسْكِيْنِۗ (3)
Walaa yahudh-dhu 'alaa tha'aamil miskiin
(dan tidak mendorong memberi makan orang miskin.)
فَوَيْلٌ لِّلْمُصَلِّيْنَۙ (4)
Fawailul(n)-lilmushalliin
(Maka celakalah orang yang salat,)
الَّذِيْنَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُوْنَۙ (5)
Al ladziina hum 'an shalaatihim saahuun
((yaitu) orang-orang yang lalai terhadap salatnya,)
الَّذِيْنَ هُمْ يُرَاۤءُوْنَۙ (6)
Al ladziina hum yuraa-uun
(yang berbuat ria,)
وَيَمْنَعُوْنَ الْمَاعُوْنَ ࣖ (7)
Wayamna'uunal maa'uun
(dan enggan (memberikan) bantuan.)
9. Surat Quraisy (106)
لِاِيْلٰفِ قُرَيْشٍۙ (1)
Li-iilaafi quraisyin
(Karena kebiasaan orang-orang Quraisy,)
اٖلٰفِهِمْ رِحْلَةَ الشِّتَاۤءِ وَالصَّيْفِۚ (2)
Ilaafihim rihlatasy-syitaa-i wash-shaif
((yaitu) kebiasaan mereka bepergian pada musim dingin dan musim panas.)
فَلْيَعْبُدُوْا رَبَّ هٰذَا الْبَيْتِۙ (3)
Falya'buduu rabba haadzal bait
(Maka hendaklah mereka menyembah Tuhan (pemilik) rumah ini (Ka'bah),)
الَّذِيْٓ اَطْعَمَهُمْ مِّنْ جُوْعٍ ەۙ وَّاٰمَنَهُمْ مِّنْ خَوْفٍ (4)
Al ladzii ath'amahum minjuu'in wa aamanahum min khauf
(yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari rasa ketakutan.)
10. Surat Al-Fil (105)
اَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِاَصْحٰبِ الْفِيْلِۗ (1)
Alam tara kaifa fa'ala rabbuka bi-ashhaabil fiil
(Tidakkah engkau (Muhammad) perhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap pasukan bergajah?)
اَلَمْ يَجْعَلْ كَيْدَهُمْ فِيْ تَضْلِيْلٍۙ (2)
Alam yaj'al kaidahum fii tadhliil
(Bukankah Dia telah menjadikan tipu daya mereka itu sia-sia?)
وَّاَرْسَلَ عَلَيْهِمْ طَيْرًا اَبَابِيْلَۙ (3)
Wa-arsala 'alaihim thairan abaabiil
(dan Dia mengirimkan kepada mereka burung yang berbondong-bondong,)
تَرْمِيْهِمْ بِحِجَارَةٍ مِّنْ سِجِّيْلٍۙ (4)
Tarmiihim bihijaaratim(n) min sijjiil
(yang melempari mereka dengan batu dari tanah liat yang dibakar,)
فَجَعَلَهُمْ كَعَصْفٍ مَّأْكُوْلٍ ࣖ (5)
Faja'alahum ka'ashfim(n) ma`kuul
(sehingga mereka dijadikan-Nya seperti daun-daun yang dimakan (ulat).)
BACA ARTIKEL KHAZANAH ISLAMI LAINNYA DI SINI
SUMBER : SURYA.CO.ID
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/18112018_doa.jpg)