Femallenials
Jangan Pernah Melebihi Jatah Harian, Tips Hemat Ala Anak Rantau dari Nita
Menjadi seorang mahasiswa di rantau tentu saja memiliki pengeluaran yang tidak sedikit, mulai dari biaya semester, biaya yang tidak terduga
Penulis: Ade Setyawati | Editor: Fifi Suryani
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Menjadi seorang mahasiswa di rantau tentu saja memiliki pengeluaran yang tidak sedikit, mulai dari biaya semester, biaya yang tidak terduga seperti membeli buku maupun patungan yang diharuskan.
Karena hal tersebut menuntut mahasiswa untuk pandai mengatur keuangan, memilah-milah mana yang prioritas dan mana yang hanya sekedar keinginan.
Menurut Nita yang kerap di sapa Ita (23), pandai mengatur keuangan merupakan hal yang sangat penting dan bahkan banyak faktor pendukung yang tidak kalah penting nya agar tidak memberatkan orangtua.
"Pandai mengatur keuangan memang lah penting, namun ada beberapa faktor lain juga tidak kalah penting, diantaranya seperti mencari letak kos yang lebih dekat dengan kampus," jelas Ita.
Faktor-faktor tersebut yang pertama ialah pandai mengatur keuangan. Tahu mana yang menjadi prioritas dan mana yang hanya sekedar keinginan sesaat, untuk menghindari pengeluaran yang tidak penting.
Selain itu jangan lupa untuk mencatat kebutuhan bulanan, dan keluarkan sesuai kebutuhan pula, pencatatan ini bertujuan menghindari pengeluaran berlebih dan meskipun berlebih ada perbaikan untuk bulan depan.
Kedua, mencari kos yang dekat dengan kampus. Memperhatikan letak kosan, mencari kos yang dekat dengan kampus merupakan hal yang sangat penting, terutama bagi yang tidak memiliki kendaraan, tidak perlu menggunakan ojol ataupun tidak perlu sulit mencari tumpangan dengan teman.
Meskipun memiliki kendaraan, hal ini juga sangat menghemat biaya, khususnya biaya minyak motor.
Selanjutnya, masak sendiri. Membeli makanan cepat saji tentu saja mengeluarkan budget yang lebih besar ketimbang masak sendiri, yang tentu saja lebih ramah untuk kantong.
Keempat, berusaha menabung. Menjadi anak kos tentu saja sangat sulit untuk menabung, di luar biaya semester saja, pengeluaran anak kos juga tidak sedikit.
Meskipun begitu, menabung tetap bisa di lakukan, meskipun menabung dengan nominal yang kecil namun jika dilakukan dengan konsisten juga tetap memberikan hasil.
"Menjadi anak kos menabung itu sangat sulit, bahkan mayoritas anak kos tidak menabung, namun menabung merupakan hal yang sangat penting, untuk mempersiapkan dana tak terduga," ucapnya.
"Contoh kecilnya anak kos bisa menabung dengan konsisten, harus dijatah satu hari menghabiskan uang Rp20 ribu atau Rp30 ribu, bisa disisihkan Rp2 ribu per harinya atau jika tidak kemana-mana, bisa di tabung separuh uang jajan," tambahnya.
Kemudian, jangan sering nongkrong di café. Cafe tentu saja memiliki harga yang lebih tinggi, untuk satu coffee paling murah Rp18 ribu, ada yang Rp28 ribu dam bahkan ada juga yang Rp50 ribuan, dengan nongkrong di cafe, dapat membuat pengeluaran membengkak.
Meskipun tidak sedikit anak kos nongkrong di cafe bersama teman-teman kampus nya, namun harus sangat diingat berapa jatah pengeluaran dalam satu hari, jangan pernah melebihi jatah harian tersebut.